bank sampah kurma
TINJAU : Lurah Pangkalanjati, Tarmuji saat meninjau Bank Sampah Kurma di RW7 Kelurahan Pangkalanjati, Cinere, Jumat (29/11). ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM – Tahu daerahnya minim akan pengolahan sampah. Kelurahan Pangkalanjati, Kecamatan Cinere langsung bentuk empat bank sampah dalam waktu satu bulan. Upaya tersebut dilakukan mengikuti anjuran Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang kini sedang gencarkan bank sampah.

Kepada Harian Radar Depok, Lurah Pangkalanjati, Tarmuji mengungkapkan, keberadaan bank sampah sangat mendukung program Zero Waste City. Yaitu dengan melakukan pemilahan sampah dari rumah sehingga berdampak pada pengurangan volume sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Lurah mengatakan, untuk sampah yang ditampung mulai dari sampah plastik, kertas, AC dan ada juga besi-besi tua yang sudah tidak terpakai. Harga per kilogramnya bervariasi. Dari sejumlah sampah yang dikumpulkan, terdapat beberapa jenis yang diolah menjadi bahan kerajinan.

Misalnya, sambung lurah, seperti sabun dan lilin, kresek menjadi bunga dan tas belanja, serta kertas menjadi wadah atau pot. Selain itu, ada pula sampah yang dijual ke bank sampah induk untuk dikelola menjadi bahan baku daur ulang di industri. “Warga bisa berkontribusi dalam program Zero Waste City, dengan melakukan pemilahan sampah dari rumah dan mendapat nilai ekonomi dari tabungan sampah non organiknya di bank sampah,” bebernya.

Menurutnya, sekarang Kelurahan Pangkalanjati sudah memiliki lima bank sampah yakni Bank Sampah Ikhlas di RW1, Bank Sampah Asri di RW2, Bank Sampah Tunas di RW6, serta Bank Sampah Belimbing dan Kurma di RW7. Lurah berharap bagi wilayah RW yang belum memiliki bank sampah, agar segera membentuk bank sampah. Sebelumnya Pangkalanjati hanya punya satu bank sampah.

Ketua RT diwilayah RW7 Pangkalanjati, Rusdi mengaku, sangat mendukung upaya peningkatan aksi memilah dan pembentukan bank sampah yang dicanangkan lurah. Ia juga sudah menindaklanjuti imbauan tersebut kepada seluruh warganya. “Ya, kami sudah menindaklanjuti imbauan pak lurah terkait kegiatan pemilahan sampah. Dan alhamdulillah warga sangat respon hal ini dapat dilihat dari pengurangan jumlah sampah terbuang dari wilayah kami,” tutup Rusdi.(van/rd)

Jurnalis : Ivanna Yustiani 

Editor : Fahmi Akbar