pasar sawangan
MENINJAU : Kepala Disdagin Kota Depok, Zamrowi bersama Kepala Kejaksaan Negeri Depok Sri Kuncoro saat menyambangi Pasar Sawangan yang menjadi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Senin (08/11).

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Proyek pembangunan Pasar Sawangan yang berada di Kelurahan/Kecamatan Sawangan kini masih terus dilanjutkan. Dua bulan lebih pengerjaan dilakukan, progresnya sudah mencapai 40 persen.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perinsdustrian (Disperdagin) Kota Depok, Zamrowi mengatakan pembangunan Pasar Sawangan memanfaatkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp10 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar). Pasar rakyat itu mulai dibangun sejak akhir Agustus 2021.

Zamrowi merinci, nantinya akan dibangun gedung dua lantai untuk Pasar Sawangan, dan berdiri di atas lahan seluas 3.600 meter persegi, dengan luas bangunan 1.800 meter persegi. Tentunya, lahan yang dipergunakan merupakan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang tergabung dengan Sub Terminal di Perumahan Sawangan Permai, Kelurahan/Kecamatan Sawangan.

“Dua hari lalu kami sudah memantau proses pembangunan pasar ini, alhamdulillah lancar. Dan rencanannya Pasar Sawangan menyediakan 55 kios dan 104 los untuk semua jenis komoditi zona basah dan kering,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (10/11).

Zamrowi menegaskan, dengan adanya Pasar Sawangan ini, diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan kehadiran pasar rakyat tak jauh dari tempat tinggalnya. Proyek ini dicanangkan akan rampung pada Desember mendatang.

“Masyarakat sangat antusias, ini juga upaya Disdagin untuk mengimbangi jumlah pasar yang saat ini banyak berada di Depok wilayah timur. Kami optimis 24 Desember selesai pembangunan, meski musim hujan jadi kendala saat proses pengecoran,” tandasnya.

Sebelumnya, awal tahun lalu Pemerintah Kota Depok memperoleh dana bantuan PEN Rp10 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar). Dana bantuan itulah yang digunakan untuk pembangunan pasar di Kelurahan Sawangan.

“Alhamdulillah kami bersyukur mendapatkan bantuan keuangan dari Provinsi dalam rangka PEN. Nilainya sebesar Rp10 miliar. Mudah-mudahan dana ini bisa bermanfaat untuk kesejahteraan warga Depok,” tutup Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Kota Depok Sri Utomo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/1). (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro