wakil walikota
BERBINCANG : Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono meninjau Pameran UMKM di Mal Depok, Depok pada Jumat (19/11). ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM – Kebijakan pemerintah terkait penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3, disambut terbuka para pengusaha di Kota Depok. Rencananya, penerapan yang berlangsung 24 Desember hingga 2 Januari 2022 mendatang, demi mencegah pesebaran Covid-19 selama masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Jaringan Wirausaha (Jawara) Depok, Kamaludin Enuh mengaku, mendukung keputusan pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19. Pemerintah pusat menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) secara nasional.

Menurut Kamal, kebijakan tersebut bertujuan demi kebaikan bersama, agar tak terjadi kembali lonjakan kasus Covid-19 di tanah air.

“Kalau untuk kebaikan bersama, kami setuju. Bicara kesehatan dan ekonomi, jadi, seperti telur dengan ayam, mana dulu. Kalau kita percaya dengan pemerintah, kita saat ini dituntut untuk lebih kreatif,” papar Kamaludin saat ditemui di kawasan Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, Selasa (23/11).

Dengan kebijakan ini, Kamaludin mengklaim semua pengusaha berharap besar agar pandemi segera usai.  Kamaludin mengaku para UMKM tak hanya mendukung namun juga percaya pada setiap kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam menghilangkan pandemi Covid-19.

Hal ini dikatakan Kamaludin lantaran selama pandemi, kebijakan pemerintah berdampak langsung terhadap pengusaha. Dengan adanya pandemi ini, pengusaha dituntut untuk mandiri.   “Kemandirian itu sudah harus. Saya bilag ke teman-teman pengusasha UMKM. Jangan tayangkan covid selesai. Tapi bagaimana kita beradaptasi,” tuturnya.

Artinya, pengusaha harus kreartif, jadi jangan sampai mempermasalahan kebijakan-kebijakan. Jadi tidak bergerak. Kebijakan sudah pasti ada. “Tapi kita tidak bisa menolak,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa PPKM Level 3 masih akan ditambah dengan sejumlah pengetatan lainnya. “Pada libur Nataru ini kita berlakukan pengetatan dan pengetatannya mengadopsi pedoman yang selama ini berlaku untuk PPKM Level 3 plus ada beberapa pengetatan,” ujarnya.

Salah satu pengetatan yang dilakukan guna menghindari adanya kerumunan besar-besaran yang kerap terjadi pada saat perayaan tahun baru maupun pelaksanaan peribadatan.

“Semuanya nanti akan kita tertibkan. Kalau perlu nanti kalau ada tempat wisata yang pemerintah daerahnya tidak bisa mengendalikan ya ditutup,” pungkas mantan Mendikbud tersebut.

Perlu diketahui, terhitung  Rabu (24/11) Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Depok kembali memperbarui data persebaran kasus pasien terpapar Virus Korona. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 105.773 kasus dengan jumlah kasus aktif sebanyak 231 orang. Jumlah kasus yang sudah dinyatakan sembuh dan telah menyelesaikan masa isolasi tercatat sebanyak 103.375 kasus.

Sedangkan jumlah pasien yang meninggal dunia tidak mengalami perubahan atau tetap 2.167 jiwa. Jumlah keseluruhan kasus kontak erat sebanyak 88.538, dengan 489 orang di antaranya masih dalam pemantauan. Sementara total pasien suspek hingga kini mencapai 29.706, dengan 14 orang sedang dalam pemantauan. Kemudian, kasus probable masih sama dengan jumlah sebelumnya yakni 469 orang.(rd)

Editor : Fahmi Akbar