pradi naik vespa
Pradi Supriatna

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2021 sedang memasuki masa genting. Kontingen Jawa Barat tengah berupaya mengejar poin tuan rumah, Papua, untuk merebut posisi pertama.

Berbagai dukungan terus dilontarkan kepada kontingen yang dipimpin oleh Dedi Supandi tersebut. Mantan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, menyuarakan dukungan agar kontingen Jawa Barat bisa meraih hasil serupa di PON. Juara.

Mudah-mudahan dapat menjadi juara, seperti PON. Khusus ini kepada ketua kontingen, Kang Dedi Supandi. Semangat Kang. Mudah-mudahan akang bisa membawa kembali Jawa barat juara. Selamat berjuang,” ungkapnya kepada Radar Depok, Kamis (11/11).

CEO Depok United ini menuturkan, dukungan kepada atlet, mesti sama energinya seperti saat PON. Harus penuh. “Saya doakan dari Depok,” tukasnya.

Di lain pihak, Papua tinggal selangkah lagi menjadi juara umum Peparnas. Tuan rumah memimpin klasemen perolehan medali dan bisa menggagalkan upaya Jawa Barat untuk mempertahankan gelar juara umum 2016.

Seperti dikutip dari rilis Panitia Besar Peparnas XVI, Kamis (11/11), pukul 08:00 WIB, Papua telah memanen 73 emas, 40 perak, dan 43 perunggu. Jawa Barat di posisi kedua dengan 52 emas, 49 perak, dan 38 perunggu.

Peringkat ketiga ditempati Jawa Tengah yang meraup 49 emas, 35 perak, dan 40 perunggu. Jelang berakhirnya Peparnas, Sabtu (12/11), posisi Jawa Barat rawan disalip oleh Jawa Tengah.

Di hari kelima Peparnas, Rabu (10/11), kontingen Papua meraih 23 medali emas. Cabang atletik, renang, dan judo tuna netra terus memasok keping-keping emas untuk provinsi paling timur tersebut.

Tambahan medali perak dan perunggu semakin mengukuhkan posisi provinsi seluas 312.224 kilometer persegi itu di puncak klasemen perolehan medali sementara.

Zeth Karawi Baransano menyumbang medali emas untuk Papua lewat nomor lari 100 meter kelas T36 putra. Ia mencatat waktu 12,32 detik atau 0,03 detik lebih cepat dari peraih perak Guntur Haryanto dari Jawa Tengah di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Sementara dari judo, medali emas Papua dipersembahkan Saul Nicodemus Yandewoa, “Berkat Tuhan, saya bisa mendapatkan medali emas ini. Ini hasil perjuangan saya berlatih dan saya ingin di tiap kejuaraan bisa membela Papua,” kata Saul.

Dari Arena Akuatik, para perenang Papua tampil dominan. Mereka merebut tujuh medali emas, empat perak, tiga perunggu sepanjang pertandingan Rabu, 10 November.

Ketua kontingen Papua, Nikolaus Kondomo berharap atlet-atletnya terus mendulang medali emas. “Kita harus tetap konsentrasi dan jangan sampai stamina menurun. Kita harap para pelatih bisa terus mengawal atlet-atletnya dengan baik,” ucap Nikolaus.

PB Peparnas sudah mendistribusikan 866 keping medali terdiri dari 292 emas, 290 perak, serta 284 perunggu kepada atlet-atlet dari 29 provinsi. Kontingen Bengkulu, Kalimantan Utara, Lampung, dan Maluku Utara masih belum mendapatkan sekeping pun medali.

Selain itu, Sebanyak sembilan provinsi juga belum berkesempatan mencicipi emas. Secara keseluruhan ajang ini menyiapkan 2.812 keping medali terdiri dari 861 emas, 861 perak, dan 1.090 perunggu dari 640 nomor perlombaan. (jun/l6)