ilustrasi mayat jenazah
Ilustrasi

RADARDEPOK.COM РSeorang tukang listrik di sebuah rumah sakit di Inggris yang bernama David Fuller diketahui selama tiga dekade telah berhubungan seks dengan setidaknya 100 mayat.

Dikutip Daily Mail, Senin (08/11), peristiwa ini terungkap setelah dirinya mengaku atas pembunuhan Wendy Knell dan Caroline Pierce di Tunbridge Wells, Kent, pada 1987 silam.

Selama proses penyelidikan para detektif menemukan fakta yang lebih mengerikan bahwa Fuller memiliki obsesi menyimpang, yakni berhubungan seks dengan mayat.

Diperkirakan Fuller telah melakukan hubungan seks dengan ratusan mayat wanita. Fuller melancarkan aksinya tersebut di kamar mayat rumah sakit di mana ia memiliki akses untuk ruangan tersebut. Bahkan, saat ditangkap dirinya masih bekerja di rumah sakit itu.

Selain itu, Fuller diketahui memiliki 1.000 gambar ekstrem pelecehan seksual. Petugas menangkap Fuller di kediamannya di Heathfield, East Sussex, pada 3 Desember 2020.

Di pengadilan terungkap, Fuller menyimpan catatan rinci yang ia tulis sendiri tentang aksi pelecehan terhadap mayat-mayat di rumah sakit yang berusia antara 9 hingga 100 tahun. Catatan tersebut ia simpan dan dirahasiakan di rumah yang ditinggali bersama istrinya.

Polisi juga menemukan bukti berupa hard disk yang di dalamnya terdapat ribuan video dan gambar Fuller berhubungan seks dengan mayat-mayat tersebut.

Diketahui setidaknya selama 12 tahun Fuller menyalahgunakan mayat di kamar jenazah rumah sakit Kent and Sussex dan Tunbridge Wells untuk memuaskan hasrat seksualnya.

Sebagai informasi, David Fuller ditetapkan sebagai tersangka atas pembunuhan Wendy Knell (25) dan Caroline Pierce (20) yang baru terungkap setelah 30 tahun lamanya pihak kepolisian setempat berusaha menyelidiki kasus tersebut.

Dalam kesehariannya, Fuller kerap dipandang sebagai orang aneh, tetapi tidak berbahaya di sekitar rumahnya. Kemudian terungkap bahwa dia dalang di balik pembunuhan dua gadis, 30 tahun lalu, dengan obsesi menyimpang berhubungan seks dengan mayat.

Fuller sebelumnya bekerja di rumah sakit Kent and Sussex yang kemudian ditutup dari tahun 1989 hingga 2010. Dia kemudian pindah ke rumah sakit Tunbridge Wells.

Berdasarkan keterangan polisi, selama bekerja sebagai tukang listrik, Fuller memiliki kartu untuk mengakses semua bagian rumah sakit tanpa pengawasan, termasuk kamar jenazah. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya