sirkuit mandalika
Sirkuit Mandalika

RADARDEPOK.COM,DEPOK – Meski masih belum sempurna. Namun, penyelenggaraan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), diyakini Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Rizki Apriwijaya sebagai batu loncatan untuk pemulihan sektor ekonomi dan pariwisata di Indonesia setelah dihantam pandemic Covid-19 sejak awal Maret 2020.

“Alhamdulillah, Indonesia melalui Sirkuit Mandalika telah sukses menggelar WSBK dan hal itu menjadi perhatian dunia selama beberapa hari terakhir. Ini membanggakan bagi kita warga Indonesia,” kata Rizkiu Apriwijaya kepada Radar Depok, Senin (22/11).

Politikus muda Partai Gerindra ini meyakini, keberadaan Sirkuit Mandalika, akan menjadi daya tarik wisatawan lokal dan asing di kawasan itu.  Yang pada akhirnya meningkatkan perekonomian Indonesia, khususnya di Lombok.

“Ini menjadi momentum dan batu loncatan untuk memulihkan sektor ekonomi dan pariwisata di Indonesia, kita tahu pandemi sudah hampir dua tahun menghantam Indonesia dan dunia, saya berharap kesuksesan Mandalika dapat menjadi titik balik untuk peningkatan ekonomi dan pariwisata,” tegas Rizki Apriwijaya yang duduk di Komisi V DPRD Jabar.

Anggota DPRD Jawa Barat, Rizki Apriwijaya.
Anggota DPRD Jawa Barat, Rizki Apriwijaya.

Rizki Apriwijaya menerangkan, Mandalika merupakan destinasi wisata yang menjanjikan dengan berbagai macam potensi, seperti pesona pantai, ekonomi, pemandangan alam bawah laut yang memukau, hingga menjadi tuan rumah perhelatan akbar kejuaraan balap motor internasional MotoGP pada 2022 mendatang.

Bahkan, wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini kembali menerangkan, Mandalika masuk dalam lima destinasi wisata super prioritas yang dicanangkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Borobudur, Danau Toba, Likupang dan Labuan Bajo. Masing-masing destinasi itu memiliki pesona dan keunikannya masing-masing.

“Kami berharap kesuksesan penyelenggaraan WBSK ini dapat menarik minat para wisatawan baik domestik maupun internasional,” terang Rizki Apriwijaya.
Rizki Apriwijaya menambahkan, dalam penyelenggaraan WSBK kemarin, tingginya minat wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut tentunya akan berdampak besar bagi beberapa sektor. Seperti meningkatkan pemasukan hotel atau penginapan dan menggairahkan area komersial dan restoran. Tidak hanya itu, dengan tingginya minat berkunjung para wisatawan ke daerah Lombok tentunya akan meningkatkan pemasukan perusahaan transportasi baik darat, laut, maupun udara.

“Tentunya, strategi pemerintah mendorong tumbuhnya sektor pariwisata adalah dengan menggunakan teknologi digital dengan optimal, strategi adaptasi penerapan protokol kesehatan berbasis Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan) dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) atau (CHSE) di setiap lini ekonomi kreatif, kolaborasi dengan seluruh pihak, serta percepatan vaksinasi secara nasional untuk mencapai target herd immunity. Kita sama-sama berdoa agar pandemi segera berlalu dan semua sektor dapat pulih kembali,” pungkas Rizki Apriwijaya. (cky)

 

Editor/Jurnalis : Ricky Juliansyah