SERAP ASPIRASI : Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Rizki Apriwijaya saat menggelar Reses II Tahun Sidang 2020-2021 di Kota Depok. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemanfaatan QRIS akan mempercepat pemulihan sektor pariwisata yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Sebab, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rizki Apriwijaya menilai, pemanfaatan teknologi dalam aktivitas ekonomi merupakan keniscayaan

Untuk itu, politikus muda Partai Gerindra ini meminta pemerintah dan lembaga keuangan untuk membantu para pelaku usaha pariwisata, termasuk yang berskala mikro, dengan cara memanfaatkan QRIS.

“Perlu didorong untuk memanfaatkan QRIS, jelas pemanfaatan teknologi sangat membantu di tengah pandemi Covid-19,” tutur Rizki Apriwijaya dalam keterangan tertulis yang diterima Radar Depok, Selasa (16/11).

Dalam perkembangannya, sambung Rizki Apriwijaya, QRIS sudah bisa digunakan orang asing yang datang ke Indonesia. Sebab, kini terdapat dua jasa pembayaran di luar negeri yang bekerja sama dengan jasa pembayaran lokal, sehingga ketika turis asing datang berwisata ke Indonesia tidak perlu menukar mata uang asingnya.

“Jadi sudah langsung bisa menggunakan QRIS,” ujarnya.

Besarnya manfaat yang didapat dari QRIS. Sehingga, dewan dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini mendorong pelaku bisnis pariwisata dan UMKM untuk menggunakannya.

“Sehingga, wisatawan lebih mudah dalam melakukan pembayaran untuk transportasi, akomodasi, tiket destinasi, pertunjukan, bahkan saat berkuliner,” katanya.

Menurutnya, pembayaran secara nontunai tak hanya menjamin keselamatan pelaku transaksi dari ancaman pandemi, tetapi juga lebih aman karena penjual maupun pembeli tidak perlu membawa uang fisik.

“Masifnya pembayaran nontunai di tengah masyarakat yang diaplikasikan di sektor pariwisata akan mempercepat proses pemulihan ekonomi di masa pandemi. Sebab, QRIS dapat membantu pembatasan kerumunan dan mengurangi potensi penularan Covid-19 lewat sentuhan langsung dari media uang tunai,” katanya.

Dia menganggap QRIS merupakan teknologi tepat guna. Dengan QRIS pembeli cukup membayar sesuai harga, sedangkan penjual pun tak perlu menyediakan uang kembalian.

Rizki Apriwijaya pun mengharapkan para pelaku bisnis wisata segera memanfaatkan QRIS. Dia meyakini penggunaan QRIS yang kian luas akan berkontribusi penting pada proses pemulihan ekonomi karena transaksi bisa dilakukan secara cepat tanpa terbatas ruang dan waktu.

“Maka perluasan penggunaan QRIS bagi para pedagang dan pelaku usaha di bidang pariwisata jelas menjadi keharusan, karena ini akan mendorong pemulihan sektor pariwisata dan pemulihan ekonomi secara umum,” tutup Rizki Apriwijaya. (cky)

 

Editor/Jurnalis : Ricky Juliansyah