RTLH di depok pancoranmas
TIDAK LAYAK HUNI : Kondisi salah satu RTLH di RW01, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Kamis (25/11). FOTO : GERARD/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi kebutuhan tersendiri bagi masyarakat yang mengalami kondisi keterpurukan ekonomi. Begitu pun yang dialami puluhan warga di Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas.

“Ada banyak warga kita yang rumahnya sudah tidak layak untuk dihuni,” ungkap Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Depok, Haryanto kepada Radar Depok, Kamis (25/11).

Haryanto menerangkan, ada 25 rumah warga yang termasuk RTLH di wilayahnya yang terbagi atas 22 aspirasi dari DPRD Kota Depok pada tahun lalu dan 3 lainnya berasal dari Anggaran Biaya Tambahan.

“Tahapannya tinggal nunggu dari Kecamatan aja, pencairannya,” sebutnya.

Dia menjelaskan, ada beberapa kendala yang dialami pihaknya dalam membantu warga yang rumahnya akan segera diperbaiki. Seperti akses jalan yang sempit, menurun dan menanjak.

“Kita berkordinasi dengan RT dan RW meminta agar masyarakat untuk kerja bakti dalam proses perbaikannya,” terang Haryanto.

Lebih lanjut, Haryanto memaparkan, setiap rumah yang akan diperbaiki dalam program RTLH memiliki anggaran yang sama yakni Rp23 Juta. Meskipun, kerusakannya berbeda-beda.

“Yang kita utamakan itu kamar mandi atau MCK-nya dan atap supaya tidak bocor, berdasarkan dari Pemerintah seperti itu,” ucapnya.

Semakin dalam, dia mengungkapkan, meski Kelurahan Depok dianggap sebagai jantung Kota Depok namun, masih ada rumah warga yang masuk dalam kategori tidak layak huni.

“Semoga bisa berkurang RTLH di Kelurahan Depok bisa berkurang, kami dari LPM akan terus mengawal dan memantau ke lapangan,” pungkasnya. (rd/cr1)

 

Jurnalis : Gerard Soeharly

Editor : Pebri Mulya