data monyet
EVAKUASI MONYET : Petugas DPKP Kota Depok saat akan menangkap seekor monyet liar di Jalan Mede, Cagar Alam, Kelurahan Pancoranmas, Kecamatan Pancoranmas, Minggu, (28/11). ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok meminta masyarakat untuk terus waspada pada hewan liar, termasuk monyet yang sejauh ini sudah tiga ekor berhasil digarap petugas.

Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Welman Naipospos menerangkan, sepanjang tahun 2021 sudah ada empat monyet liar yang berhasil ditangkap petugas. Beruntung seluruhnya tidak ada yang melukai mayarakat.

“Sepanjang tahun ini baru tiga ekor. Tapi jangan lengah ya, namanya hewan liar tetap harus diwaspadai,” katanya kepada Radar Depok, Minggu (28/11).

Dirinya membeberkan, bila tiga monyet tersebut berhasil dievakuasi. Pertama kali di bulan Februari ada sebanyak dua ekor yang berhasil, lalu satu ekor di bulan Agustus, dan terakhir kali bulan November di kawasan Cagar Alam Kecamatan Pancoran Mas.

“Dari semuanya tidak ada yang memakan korban. Hanya meresahkan karena berkeliaran di permukiman warga,” ungkap Welman.

Ia melanjutkan, keberadaan para monyet ini kadang berasal dari peliharaan masyarakat yang terlepas sehingga liat untuk mencari makan. Sejauh ini tidak ada yang monyet yang lepas dari satwa liar atau hutan.

Rata-rata dalam mengevakuasi monyet liar petugas membutuhka waktu berjam-jam. Namun penangkapan yang terakhir kali, evakuasi berlangsung sampai dua jam tanpa dibantu alat bius.

“Kalau sudah meresahkan pasti akan dibius. Kami ada perlengkapannya, langkah ini kalau monyet sudah membahayakan dan semakin susah ditangkap. Daripada jatuh korban, jadi diambil langkah tegas untuk dibius,” paparnya.

Dalam melakukan penanganan kasus satwa liar yang berseliweran di Kota Depok, Dinas Damkar menggandeng komunitas pecinta satwa liar, yang nantinya akan bantu merawat para hewan tersebut. Sebab biar bagaimanapun satwa tersebut harus dikembalikan ke habitat agar tidak meresahkan masyarakat.

“Kami selalu koordinasi dengan komunitas satwa liar, seperti pencinta ular, pencinta monyet, dan lainnya. Ini gua memaksimalkan penanganan hewan liar di Depok,” tandas Welman. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro