data kebakaran
WASPADA KEBAKARAN : Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok saat melakukan evakuasi di salah satu rumah yang terbakar. Tercat ada 101 kejadian kebakaran dari Januari sampai Oktober 2021. ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kewaspadaan wajib ditingkat masyarakat akan potensi kebakaran yang terjadi di Kota Depok. Tercatat sampai Oktober 2021, ada 101 kebakaran di Depok. Penyebab utamanya yang mendominasi adalah arus pendek listrik atau gagal instalasi.

Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Welman Naipospos menjelaskan, jumlah tersebut mulai dari kurun waktu Januari sampai Oktober, yang tersebar di seluruh Kecamatan Kota Depok.

“Semua wilayah ada ya. Penyebab utamanya itu karena konsleting listrik arus pendek atau gagal instalasi. Masyarakat harus lebih teliti lagi ya,” jelasnya kepada Radar Depok, Minggu (21/11).

Ia membeberkan, bila setiap bulannya selalu ada yang terbakar dan juga salah satu penyebabnya konsleting listrik, sehingga hal ini harus diperhatikan. Ada penyebab lainnya, namun tidak mendominasi, seperti kelalaian memasak hingga panas dan meledak.

Lalu, ada dari aktifitas pembakaran sampah yang merembet ke permukiman. Bahkan ada juga karena puntung rokok. Tapi tidak menimbulkan korban jiwa, sebab petugas dengan segera mungkin melakukan evakuasi.

“Ada beberapa penyebabnya sepanjang 2021 ini. Tapi konsleting listri penyebab utamanya. Kalau dilihat dari data kami, paling banyak itu terjadi di bulan Agustus,” paparnya.

Adapun 101 kejadian kebakaran yang terjadi di Depok, dengan catatan setiap bulan. Januari 10 kejadian, Februari 4 kejadian, Maret 9 kejadian, April 12 kejadian, Mei 9 kejadian, Juni 9 kejadian, Juli 10 kejadian, Agustus 15 kejadian, September 12 kejadian, Oktober 11 kejadian.

Dirinya juga menekankan, kebakaran kerap terjadi dikl kawasan padat penduduk dan rumah semi permanen. Hal ini bisa terjadi dikarenakan desain maupun struktur bangunan rumah tidak cukup baik, terlebih oada instalasi listrik.

Menurut data yang di dapat Radar Depok, kebakaran yang terjadi pada tahun 2021 mengalami peningkatan, sebab pada catatan Damkar sepanjang tahun 2020 ada 78 kejadian kebakaran di Kota Depok.

Bahkan dalam kurun lima tahun terakhir, penyebab kebakaran di Kota untuk arus listik mencapai 68 persen, kompor 17 persen, dan lainnya 21 persen. “Penyebab kebakaran akibat kelalaian dan kurang kewaspadaan masyarakat,” ungkapnya.

Welman menyarankan kepada masyarakat untuk lebih aktif melakukan pengecekan arus listrik secara berkala. Minimal setiap 5 sampai 10 tahun masyarakat harus melakukan pengecekan aliran listrik agar tidak merugikan penghuni rumah maupun tetangga sekitar.

“Alangkah lebih baiknya itu pakai kabel yang Standar Nasional Indonesia (SNI) yang sudah teruji. Memang sedikit mahal tapi aman,” tandasnya. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro