cpns
TENGAH BERSIAP : Para peserta Tes SKD CASN 2021 saat mempersiapkan diri sebelum ujian di mulai, di Gedung Balai Rakyat II, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Minggu (3/10). DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Ribuan warga Kota Depok yang mengikuti  Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CPNS) dan Seleksi Kompetensi PPPK, ada kabar terbaru nih. Sebanyak 444 peserta CPNS berhak melanjutkan ke tahap selanjutnya Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Dari pengumuman tersebut terselip juga informasi, 63 orang mengisi posisi sebagai PPPK Non Guru. Sedangkan hasil seleksi kompetensi I PPPK Guru dari 1.286 peserta yang lulus ada 151 orang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengambangan Sumber Daya Masyarakat (BKPSDM) Kota Depok, Novarita mengatakan, terdapat  tiga pengumuman meliputi peserta SKB, hasil Seleksi Kompetensi I PPPK Guru, dan Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru. Kota Depok masuk dalam pengumuman tahap 2.

Dia menerangkan, hasil kelulusan tersebut ditetapkan sesuai keputusan Ketua Panitia Seleksi Instansi dan diumumkan setiap instansi. Yaitu berdasarkan hasil yang disampaikan oleh Kepala BKN selaku Ketua Tim Pelaksana Panselnas kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) masing-masing instansi.

“Hasil seleksi dikeluarkan BKN dan diumumkan langsung oleh Pemkot Depok. Ada 444 peserta CPNS berhak melanjutkan ke tahap SKB, sementara 63 orang mengisi posisi sebagai PPPK Non Guru,” ujarnya kepada Harian Radar Depok, Minggu (14/11).

Menurut Novarita, Pelaksanaan SKB akan berlangsung pada akhir November 2021. Para peserta yang dinyatakan lulus dan berhak mengikuti tahapan SKB diimbau melakukan login ke portal SSCASN. Dan melakukan pemilihan lokasi tes SKB pada tanggal 15-16 November 2021.

“SKB rencananya dilaksanakan 27 November. Untuk tempatnya masih sama seperti SKD kemarin, di Gedung Balai Rakyat II, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya dan akan berkoordinasi dengan BKN,” terangnya.

Sedangkan untuk PPPK Non Guru terdapat masa sanggah ditanggal 15 sampai 18 November. Berikutnya tahapan jawab sanggah pada tanggal 19 sampai 26 November, lalu pengumuman pasca sanggah 27 sampai 29 November.  “Jika ada peserta yang ingin menyanggah pengumuman, masih dibuka sampai waktu yang telah ditentukan,” ungkapnya.

Selanjutnya, tahap penyampaian kelengkapan dokumen yakni tanggal 30 November sampai 16 Desember 2021. Hingga pada tahap penetapan Nomor Induk (NI) PPPK Non Guru pada 1 sampai 31 Desember. “Sementara untuk jadwal pemberkasan PPPK Guru belum ditetapkan waktunya. Masih menunggu dari BKN dan Kemendikbud Ristek,” tegasnya

Perlu diketahui, Pemerintah Kota Depok membuka kuota untuk PPPK Non Guru adalah sebanyak 162 formasi. Jumlah alokasi formasi untuk CPNS sebanyak 182 formasi, terdiri atas tenaga kesehatan sebanyak 58 formasi serta tenaga teknis 124 formasi.

Pengumuman hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021 tahap 2 dilaksanakan mulai hari ini, Sabtu (13/11/2021). Seperti diketahui, pengumuman hasil SKD CPNS dilakukan dalam dua tahap, dengan tahap pertama pada 29-30 Oktober lalu. Bagi peserta SKD CPNS yang dinyatakan lolos dapat mengikuti tes selanjutnya, seleksi kompetensi bidang (SKB).

Kepala Biro Humas Hukum dan Kerja Sama BKN, Satya Pratama menyebutkan, pelaksanaan SKB yang dimulai Senin besok diperuntukkan bagi skema SKB yang menggunakan metode CAT BKN. Adapun pelaksanaan ujiannya berlokasi di seluruh kantor BKN terlebih dahulu.

“Pelaksanaan tahap I SKB akan diikuti oleh 162 Instansi yang didominasi dari Instansi Daerah yang memang diwajibkan melaksanakan SKB dengan CAT BKN sesuai Peraturan Menteri PANRB 27/2021,” terangnya, Minggu (14/11).

Satya juga menyampaikan bahwa Surat BKN Nomor 1433/B-KS.04.01/SD/E/2021 tanggal 04 November 2021 tentang Penyampaian Jadwal SKB CPNS Tahun 2021 sudah dilayangkan ke seluruh Instansi Pusat dan Instansi Daerah sebagai pedoman dasar bagi Instansi untuk menyiapkan rangkaian pelaksanaan SKB, termasuk panduan teknis penyiapan titik lokasi mandiri instansi sampai dengan penerapan protokol kesehatan saat ujian berlangsung.

“Dalam surat BKN tersebut, kami juga sudah meminta agar Instansi Pusat dan Instansi Daerah membuat jadwal rinci SKB per formasi dan diumumkan secara terbuka lewat website dan media sosial masing-masing Instansi,” tegasnya.

Adapun untuk pemberitahuan umum menyangkut prosedur prokes yang perlu disiapkan peserta untuk mengikuti SKB sudah dipublikasikan lewat kanal informasi BKN. Sementara menyangkut materi kompetensi yang akan diujikan pada SKB, Satya menyebutkan bahwa BKN telah menyampaikan petunjuk atau clue muatan materi dan metode SKB secara berkala bahkan sejak SKD masih berlangsung sembari menunggu peraturan resminya dirilis.

“Nah akhirnya panduan materi SKB baru dirilis pada 10 November 2021 melalui Surat Menteri PANRB Nomor B/1625/M.SM.01.00/2021 seharusnya semakin melengkapi petunjuk pelaksanaan SKB yang sudah diinformasikan sebelumnya. Silakan peserta mengecek langsung kisi-kisi materi SKB sesuai dengan kebutuhan jabatan yang dilamarnya,” tandasnya.(daf/rd)

Jurnalis : Daffa Syaifullah 

Editor : Fahmi Akbar