skb
BERSIAP : Para peserta di sesi kedua tes SKD CASN 2021 sedang mempersiapkan diri sebelum memulai ujian, di Gedung Balai Rakyat II, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Sabtu (1/10).

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Panitia Seleksi Pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok Tahun Anggaran 2021 mengumumkan sejumlah ketentuan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dalam edaran tersebut, nantinya 444 peserta akan mengikuti SKB baik di titik lokasi Depok maupun luar Depok.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Novarita menjelaskan terkait lokasi ujian SKB, terbagi menjadi dua titik lokasi (Tilok). Pertama, adalah Tilok di Kota Depok, Gedung Balai Rakyat Depok II, Jalan Merdeka Barat, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya.

“Pelaksanaan SKB hanya satu hari, Sabtu tanggal 27 November 2021. Untuk ujian di tilok Depok terbagi menjadi tiga sesi, direncanakan diikuti oleh 331 peserta,” ujarnya kepada Radar Depok, Kamis (25/11).

Kedua, untuk tilok ujian yang berada di luar Kota Depok, pelaksanaannya dilakukan di kantor pusat Badan Kepegawaian Negara (Pusat),kantor regional, kantor unit pelaksana teknis (UPT) BKN yang ada di wilayah. Sementara, pelaksanaan ujian untuk tilok diluar Kota Depok dijadwalkan berlangsung pada November-Desember mendatang disesuaikan dengan lokasi masing-masing.

“Peserta yang mengikuti ujian tilok diluar Kota Depok akan diikuti oleh 113 peserta. Peserta kami imbau untuk melihat informasi sesuai dengan Surat Pengumuman Nomor: 800/17/TP-CASN/DEPOK/2021, tentang ketentuan dan jadwal seleksi kompetensi bidang penerimaan CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Depok tahun anggaran 2021,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi, Supian Suri menegaskan, para peserta SKB wajib membawa surat keterangan hasil RT SWAB PCR asli kurun waktu 2×24 jam atau surat keterangan hasil rapid test antigen kurun waktu 1×24 jam dengan hasil negatif atau non reaktif. Lalu membawa surat/sertifikat keterangan telah mendapatkan vaksin minimal dosis pertama, khusus peserta yang berada di wilayah Jawa, Madura dan Bali.

“Surat keterangan dokter pemerintah dari rumah sakit pemerintah atau puskesmas, khusus peserta di wilayah Jawa, Madura dan Bali yang tidak dapat diberikan vaksin kerena memiliki kondisi hamil atau menyusui ataupun penyintas Covid-19 kurang dari tiga bulan atau penderita komorbid,” terangnya.

Bagi peserta dengan RT Swab PCR atau hasil rapid test antigen yang dinyatakan positif atau reaktif, maka diwajibkan untuk segera melapor kepada panitia seleksi pengadaan CASN Kota Depok Tahun Anggaran 2021 paling lambat satu hari sebelum pelaksanaan ujian.

Bila peserta tidak melapor ke panitia seleksi sampai dengan batas waktu H-1 sebelum pelaksanaan ujian SKB dari sesi peserta tersebut. Peserta akan dianggap mengundurkan diri.

“Peserta juga diwajibkan membawa formulir deklarasi sehat yang telah diisi melalui form dihalaman resume pendaftaran di website SSCASN dalam kurun waktu tiga hari sebelum melaksanakan ujian dan paling lambat satu hari sebelum pelaksanaan ujian,” tukasnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro