stok darah
DONOR : Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok bersama PMI Depok melangsungkan donor darah massal, guna menambah stok darah, di persedian Markas PMI. ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Masyarakat tak perlu khawatir menjelang akhir tahun akan persediaan kantung darang di PMI Depok. Pasalnya ada sebanyak 161 kantong darah dari berbagai jenis golongan, serta sembilan kantung plasma konvalesen.

Kepala Markas PMI Depok, Imron Maulana memastikan bila stok darah menjelang akhir tahun dalam kategori aman. Total ada 170 kantong darah, yang sembilan diantaranya adalah jenis plasma konvalesen.

“Dipastikan stok darah aman. Data tersebut pertanggal 29 November 2021, rekapan terakhir jam 10 pagi tadi,” tegasnya kepada Radar Depok, Senin (29/11).

Ia menerangkan bagi masyarakat yang ingin membutuhkan stok darah bisa lanfsung berkoordinasi dengan petugas di Unit Donor Darah (UDD) yang ada di markas PMI Depok.

Dengan catatan, persyaratannya hanya menggantikan darah yang telah diambil melalui donor langsung atau donor pengganti. Biasanya donor langsung berasal dari keluarga, lalu donor pengganti berasal dari orang lain yang bersedia mendonorkan darahnya untuk menggantikan stok darah yang diambil.

“Itu catatannya. Tinggal berkoordinasi, nanti bisa diikuti kebutuhannya saat mendesak. Jadi bisa diambil dulu, nanti digantu dengan donor pengganti,” jelas Imron.

Ada beberapa jenis darah, seperti Packed Red Cells (PRC) NAT, PRC Elisa, Thrombocyte Concentrates (TC), Fresh Frozen Plasma (FFP) NAT, FFP Elisa, WB, dan Plasma Konvalesen. Dari keseluruhan jenis tersebut, yang tidak dimiliki PMI adalah PCR NAT.

“Selebihnya semuanya ada ya. Mungkin ada yang kosong dari golongan darah saja. Misalnya O tidak ada, lalu misalnya lagi AB yang kosong. Kurang lebih seperti itu,” katanya.

Adapun jenis darah ywng tersedia sesuai dengan golongan darahnya adalah, PRC Elisa golongan O sebanyak 12 kantung, golongan AB sebanyak 16 kantong. Lalu, TC yang tersedia hanya golongan B sebanyak empat kantung.

Selanjutnya kata Imron, untuk FFP NAT sejauh ini masih lengkap, golongan A ada 15 kantung, golongan B ada 36 kantung, golongan O ada 40 kantung, dan golongan AB ada 8 kantung. Dan, FFP Elisa, golongan A tersedia 10 kantung, golongan B tersedia 7 kantung, golongan O tersedia 7 kantung, untuk AB tidak tersedia.

Untuk ketersedian jenis darah WB, dengan golong A sebanyak dua kantong, golongan B sebanyak dua kantung, golongan O sebanyak dua kantong, golongan AB tidak tersedia saat ini.

“Lalu, plasma konvalesen ada 9 kantung. Golongan B ada 4 kantung dan golongan AB 5 kantung,” beber Imron.

Ia juga menyarankan bagi masyarakat yang ingin lakukan donor darah, pendonor wajib berusia 17 sampai batas 65 tahun dengan minimal berat badan 65 kilogram, dan memiliki tekanan darah sistole 100 sampai 170, untuk diastole 70 sampai 100. Lalu, kadar haemoglobin 12,5g persen sampai dengan 17,0g persen.

“Interval donor minimal 12 minggu atau 3 bulan sejak donor darah sebelumnya. Maksimal 5 kali dalam kurun waktu 2 tahun,” tandas Imron. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro