toprak
Toprak Razgatlıoğlu meraih gelar juara dunia FIM Superbike World Championship 2021 dalam pertarungan seri pamungkas yang dramatis di Indonesia.

RADARDEPOK.COM – Toprak Razgatlıoğlu meraih gelar juara dunia FIM Superbike World Championship 2021 dalam pertarungan seri pamungkas yang dramatis di Indonesia.

Titel ini juga merupakan bagian dari pesta kemenangan Yamaha yang juga menjuarai kategori konstruktor dan Pata Yamaha with Brixx WorldSBK di kategori tim.

Bertandang ke Indonesia dengan keunggulan 30 poin dalam perebutan titel, Toprak Razgatlıoğlu memastikan trofinya dari hasil race pertama di Mandalika International Street Circuit, Minggu (21 November 2021).

Finish kedua dalam persaingan sengit itu sudah cukup untuk memberikan gelar bagi Toprak Razgatlıoğlu, meskipun pesaing terdekatnya Jonathan Rea memenangi race pertama.

Seri Mandalika menutup WordSBK tahun ini yang merupakan salah satu musim paling menarik sepanjang sejarah penyelenggaraannya.

Toprak Razgatlıoğlu mengakhirinya dengan 13 kemenangan, 29 podium, dan 3 pole position. Rider #54 itu mengawali balapan di Mandalika dalam pertarungan ketat di grid depan pada race pertama lalu finis ke-4 di race kedua dalam kondisi lintasan basah.

Sedangkan rekan setimnya Andrea Locatelli yang sudah mengklaim status Rookie of The Year 2021, memperlihatkan penampilan mengesankan di Lombok. Pembalap Italia itu finis ke-4 dari grid 5 di race pertama, lalu menempati posisi ke-8 di race kedua.

Hasil ini mengantarkannya ke urutan 4 klasemen akhir. Dia pun menjadi pembalap rookie WorldSBK Yamaha dengan peringkat terbaik di kompetisi itu sejak musim 2011, yang merupakan bukti performa cemerlangnya.

Hasil di Mandalika menandai akhir kejuaraan WorldSBK 2021, namun Yamaha dan tim Pata Yamaha with Brixx WorldSBK telah fokus sepenuhnya ke tahun 2022 untuk memberikan kesempatan terbaik bagi Razgatlıoğlu dan Locatelli bertempur kembali di lintasan sirkuit.

“Bagi saya ini bukan musim yang mudah, saya melihatnya sama seperti semua pembalap lainnya. Namun akhirnya kami keluar sebagai juara. Saya tidak tahu harus berkata apa, tapi ini adalah hari spesial bagi saya. Bukan balapan yang mudah (di Mandalika), saya mencoba melakukan yang terbaik dan akhirnya kami jadi yang teratas,” tutur Toprak.

Menurutnya, musim ini tidak mudah, banyak balapan dan momen, namun pihaknya berupaya yang terbaik dan senang berada di sini.

Baca Juga : Maling Penutup Gorong-gorong Dituntut 1 Tahun 10 Bulan Penjara

“Johnny (Jonathan Rea) adalah legenda WorldSBK, juara enam kali dan dia bagus di kondisi basah, kering, setiap balapan. Dia membantu saya ketika saya mengawali ini, dia pria yang baik dan kami berteman di luar sirkuit. Saya tidak pernah mengubah pola pikir saya dan fokus pada kemenangan tiap weekend,” ungkapnya.

Musim ini telah berakhir, dan Toprak mengaku senang melihat Yamaha juara lagi untuk pertama kalinya sejak 2009. Gelar kali ini ia persembahkan untuk sang ayah.

“Ini hari yang luar biasa, dia selalu berkata suatu hari nanti kami akan melihatmu sebagai juara dunia, jadi saya mengatakannya lagi untuknya. Saya menginginkan lagi di musim depan, bertarung kembali dan mencoba menang di setiap balapan,” pungkasnya.

Andrea Locatelli, rekan setim Toprak mengaku cukup bagus bisa finis P4 di kejuaraan ini. Ia pun mengaku sangat senang untuk Toprak dan tim karena mereka memenangkan semuanya.

“Saya tidak begitu senang di balapan terakhir, namun ini tahun pertama saya dan mulai memahami kejuaraan WorldSBK. Untuk tahun depan, kami pasti akan kembali lebih kuat. Saya sangat senang untuk semuanya di tim, karena tanpa mereka kesuksesan tahun ini tidak akan mungkin terjadi,” tuturnya.

Hal serupa dikatakan Paul Denning, Team Principal Pata Yamaha with Brixx WorldSBK. Menurutnya, ini adalah musim yang luar biasa, momen yang sangat emosional. Ia sangat senang untuk semuanya di tim dan Yamaha.

“Bagi Toprak, sebagai manusia, bukan hanya atlet, meraih pencapaiannya ini luar biasa. Dia tetap rendah hati, menghormati semua orang dan bekerja sebagai bagian sejati dari tim. Dia mengalami saat-saat yang sulit yang bukan salahnya tahun ini, dan kembali tanpa membuat satu kesalahan pun sangat mengesankan. Ini musim yang luar biasa, dia dan tim pantas mendapatkannya,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa mempertahankan kemenangan lebih sulit dibandingkan menjuarainya untuk pertama kali. Jadi mereka harus tetap fokus buat tahun depan.

“Jonathan (Rea) akan kembali kuat lagi, dia telah meningkatkan penampilannya sendiri tahun ini untuk bertarung dengan Toprak, jadi untuk mengalahkannya tahun depan adalah tantangan yang kami nantikan,” pungkasnya

Soal Andrea Locatelli, menurutnya ia telah menunjukkan bahwa dia talenta luar biasa dan melakukan kinerja fantastis untuk menjadi yang terbaik di belakang tiga besar. Kondisi balapan (di Mandalika) sulit, tapi dia membalap dengan matang.

“Kami memiliki orang-orang hebat di tim dan saya ingin berterimakasih kepada semuanya atas kerja keras dan komitmen mereka tahun ini,” katanya. (rd)

 

Editor : Pebri Mulya