penggunaan dana bos

RADARDEPOK.COM – Kepala Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) di wilayah Kecamatan Limo dan Kecamatan Cinere Kota Depok, mulai teriak. Dana hibah siswa miskin yang digaungkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok  sudah hampir dua semester belum juga cair, hingga kemarin (30/11).

Kepala SD Muhammadiyah Meruyung, Ade Irma Gunawan mengatakan, sejak Januari 2021 pihaknya belum menerima kucuran dana untuk para siswa miskin. Padahal, dana hibah siswa miskin itu sangat besar bagi para siswa untuk membayar uang sekolah atau membeli peralatan sekolah.

Tahun ini, lebih dari 50 siswa miskin di sekolahnya belum mendapatkan dana hibah  dari kas daerah yang biasa didapatkan pada tahun tahun sebelumnya. Mungkin, bagi sekolah besar yang strata ekonomi orang tua murid masuk katagori mampu, hal ini tidak menjadi masalah. Namun, bagi sekolah yang banyak siswa kurang mampu tentu mandeknya dana hibah ini akan sangat terasa. “Kami berharap sebelum tutup tahun dana hibah siswa miskin dua smester sudah cair” ujar Ade Irma Gunawan kepada Harian Radar Depok, Selasa (30/11).

Terpisah, Kepala SDI Alhidayah Cinere, Alvia Romantika juga mengaku, sudah dua smester belum menerima dana hibah siswa miskin. “Ya, belum, disekolah kami lebih dari 50 siswa yang masuk kategori siswa miskin yang mendapat dana hibah, dan pencairan dana hibah itu include dengan pencairan tunjangan guru. Sehingga guru juga belum menerima tunjangan,” ujar Alvia Romantika.

Hal senada dilontarkan Kepala SDI Plus  Darul Ulum, Rodemah yang juga mengaku, belum menerima dana hibah siswa miskin dan tunjangan guru. “Di sekolah kami jumlah siswa yang tercatat sebagai penerima dana hibah siswa miskin lebih dari 70 siswa, dan tahun ini kami belum menerima dana untuk siswa miskin tersebut,” ujarnya.

Terpisah, Saman salah satu pegawai Disdik bidang Pendidikan Dasar (Pendas) mengatakan,  belum mengetahui secara pasti kapan dana hibah siswa miskin akan dicairkan. “Saya juga belum tahu pastinya kapan, namun dari bagian keuangan katanya masih dalam proses,” kata Saman.

Keterlambatan pencairan dana hibah siswa miskin menuai keprihatinan sejumlah kalangan.

Anwar Sanusi salah satu pemerhati pendidikan sangat prihatin dengan mandeknya pemberian dana hibah untuk siswa miskin. Mungkin kalau untuk alokasi semester dua masih bisa dimaklumi karena sekarang masih ada tenggang waktu sebulan. Tapi, untuk alokasi semester satu harusnya sudah dicairkan minimal bulan Juni atau akhir semester satu. “Kami berharap pemkot atau pihak terkait dapat segera mendistribusikan dana hibah siswa miskin itu, karena uang itu sangat dibutuhkan oleh siswa yang orang tuanya kurang mampu,” tandasnya.(van/rd)

Jurnalis : Ivanna Yustiani 

Editor : Fahmi Akbar