cuaca
CUACA EKSTREM : Penampakan langit Kota Depok yang diselimuti awan mendung yang tebal dari Flyover Jalan Arif Rahman Hakim. Dalam dua hari ked depan hujan lebat disertai akan terjadi di jam sibuk. ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kewaspadaan harus terus ditingkatkan dikarenakan hujan lebat yangdisertai petir akan mewarnai Kota Depok dalam dua hari ke depan, Senin (08/11) dan Selasa (9/11). Hujan diprediksi akan turun secara merata mulai dari siang, sore, dan malam hari.

Prediksi tersebut sesuai pernyataan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikal (BMKG) Stasiun Klimatologi Bogor, per 10:00 WIB, Minggu (7/11).

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Bogor, Indra Gustari menekankan bahwa hujan deras dengan intensitas lama sejak siang hingga malam hari. Waktu hujan yang turun maksimal akan berpotensi turun pada 13.00 WIB, 16.00 WIB, dan 19.00, namun disaat malam hari hujan turun dengan intensitas sedang.

“Itu yang kami lihat dari radar maupun satelit ya. Hujan memang masih turun dengan intensitas tinggi ya. Sudah sewajibnya mewaspadai,” katanya kepada Radar Depok.

Ia melanjutkan, pada dini hingga pagi hari serentak di seluruh Kecamaran di Kora Depok menunjukan cerah berawan hingga berawan namun tidak terjadi hujan. Tapi itu, transisi akan terjadinya hujan. Sehingga warga yang hendak bekerja untuk mempersiapkan perlengkapan antisipasi hujan.

Hujan yang disertai petir akan terjadi secara maksimal pada saat warga sedang beraktifitas, yang tentunya akan mengahambat beberapa pekerjaan yang sifatnya di luar ruangan. Bagi yang sedang melakukan pembangunanan untuk segera melakukan antisipasi sehingga tidak berdampak bagi masyasakat lainnya.

“Persiapkan kebutuhan untuk antisipasi hujan, karena memang terlihat hujan petir turun disaat jam aktifitas siang hingga malam hari,” ungkap Indra.

Diketahui hembusan angin yang terjadi sekitar 10 kilometer perjam, kerawanan akan pohon tumbang juga harus diperhatikan seksama. Setiap petugas yang berwajib untuk melakukan antisipasi agar tidak menghambat aktifitas masyarakat.

Lalu, terkait kelembapan udara, Indra menuturkan, kelembapan udara Jawa Barat bagian Utara berada di 50 hingga 95 persen, selanjutnya Jawa Barat bagian Selatan 65 hingga 98 persen.

“Suhu udara wilayah Jawa Barat bagian Utara 22 sampai 32 derajat celcius. Kalau di bagian Selatan 17 sampai 31 derajat celsius,” terangnya Indra.

Sementara, Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono meminta seluruh pihak, baik camat, lurah serta masyarakat kembali menggalakkan kegiatan kerja bakti. Permintaan itu disampaikan mengingat saat ini sudah mulai memasuki musim hujan.

“Tolong RT/RW kembali menggelar kerja bakti. Tapi ingat tetap menjalni prokesnya ya. Ini musim hujan, harus kita waspadai dan antisipasi,” katanya.

Ia meminta untuk komponen masyarakat agar memantau saluran air agar secara maksimal menampung curah hujan yang tinggi dengan waktu yang lama. Selanjutnya, keberadaan pohon yang telah lebat untuk dipangkas agar tidak mengancam pengendara, warga, sampai ke permukiman masyarakat.

“Harus bergerak bersama ya. Memang kan sudah musim hujan, melakukan kerja bakti itu kunci antisipasi yang baik,” tandasnya. (rd/arn

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro