Yayasan Al-Fatih Cipayung Kota Depok
UNGGUL: Salah satu aktivitas para siswa di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Fatih di Kawasan Cipayung, Kota Depok. Gambar diambil sebelum masa pandemi. FOTO: DOKUMEN YAYASAN AL-FATIH

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Berdiri sejak 2006, Yayasan Al-Fatih terletak di Kawasan Cipayung Kota Depok yang fokus pada bidang Pendidikan memiliki misi mencetak lulusan yang berakhlak, dan berkarakter Islami.

Didirikan Dewan Pembina Yayasan Al-Fatih Kota Depok Bambang Wispriyono, PhD bersama Dewan Pengawas Yayasan Jemmi Priyono. Kemudian Ketua Yayasan Agustina Wulandari, M. PsiT serta ibu Utari, SKM.

Bambang Wispriyono menyebutkan, Yayasan Al-Fatih fokus pada Pendidikan dasar. Saat ini sedang mengembangkan untuk masuk ke Pendidikan SMP atau Pendidikan informal lainnya.

“Keunggulan dari sekolah ini adalah Pendidikan mendasar, dimulai dari anak-anak. Karena saat itulah anak mulai dibentuk karakternya, keterampilannya, termasuk bagaimana berperilaku yang baik dan sopan kepada guru-gurunya, sesama teman, orang tua, kakak, adik, serta lingkungannya,” ungkap Bambang.

Bambang menilai, Pendidikan dasar sebagai pondasi ke depan bagi anak dalam melangkah. Dari situlah, Al-Fatih ingin mencetak lulusan-lulusan yang mempunyai karakter, khususnya karakter Islami.

“Untuk itu kami fokus pada Pendidikan dasar Islami, yaitu SDIT yang berkarakter,” terang Bambang yang juga Dosen di Universitas Indonesia ini.

Selain itu lanjut Bambang, anak akan terbangun skill nya, baik dalam daya fikir dan nalar, soft skill serta fisik yang kuat dan sehat. Maka itu, Pendidikan tersebut harus ditopang oleh guru yang baik dan berkarakter pula.

“Guru merupakan salah satu kunci, bagaimana keinginan kita untuk mencetak sekolah yang unggul dan berkarakter,” ujarnya.

Bambang juga menyampaikan ucapan Selamat Hari guru Nasional, kepada para guru yang sudah mengabdi dengan tulus.

“Kami harap, pemerintah dan pengelola Yayasan yang bergerak di bidang Pendidikan terus meningkatkan perhatian kepada para guru, sehingga guru bisa berkonsentrasi penuh mendidik siswa,” harapnya.

Senada, Ketua Yayasan Al-Fatih Agustina Wulandari menuturkan, prestasi-prestasi yang sudah diraih para siswa cukup banyak. Di antaranya bidang keagamaan, hafidz atau penghafal Alquran, bidang akademik, olahraga, hingga lulusannya ada yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri.

“Kami sangat senang bila lulusan Al-Fatih pada saat belajar bisa meraih prestasi, termasuk bidang olah raga. Misalnya ada salah satu siswa yang masuk skuad Timnas Sepak Bola Indonesia Yunior,” terang Agustina.

Diketahui, jumlah siswa awalnya hanya 15 orang, sekarang sudah mencapai 300 siswa. Satu kelas itu diisi 25-30 siswa.

Ia mengatakan, tenaga pendidik yang ada itu adalah para guru memiliki background Pendidikan agama, umum, serta Pendidikan psikologi.

Agustina menegaskan, akan terus meningkatkan kualitas Pendidikan di Al-Fatih, sehingga menghasilkan lulusan yang siap berkompetisi dengan skill yang dimiliki. Tentunya siswa yang memiliki karakter yang baik, pintar, soleh dan solehah.

“Pendidikan di Indonesia, khususnya di kota Depok dapat melahirkan siswa yang pintar secara paripurna, fikriyah, ruhiyah, dan jasadiyah. Dan itu akan menjadi aset bagi Depok ke depannya,” pungkasnya. (gun/**)