RESAHKAN WARGA : Penampakan tower BTS yang diduga belum mengantongi izin, di RT2/02 Kelurahan Pasput. INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM, PASPUT – Warga RT02/02, Kelurahan Pasir Putih (Pasput), Kecamatan Pasput, diresahkan dengan berdirinya sebuah tower telekomunikasi  Base Transceiver Station (BTS), yang berdiri. Kehadiran BTS ini dikhawatirkan menimbulkan dampak lingkungan dan dampak kesehatan bagi masyarakat.

Lurah Pasput, Cucu Suardi mengatakan, keberadaan BTS tersebut sebenarnya belum mendapat izin dari mereka, akan tetapi entah mengapa, pembangunan tower tersebut tetap dilakukan.

“Kami khawatir dengan adanya tower ini akan menimbulkan dampak buruk untuk kesehatan, karena warga kami takut terimbas radiasinya,” katanya, Rabu (29/12).

Sementara itu, Kasi Pemerintahan dan Ketertiban (Pem) Kelurahan Pasput, Komarudin mengatakan, dugaan belum adanya izin mendirikan tower tersebut dikuatkan dengan hasil temuannya di lapangan, yang menyatakan jika tower tersebut baru melakukan upaya permohononan pengajuan izin mendirikan bangunan (IMB), akan tetapi untuk IMB sendiri belum dikeluarkan Pemerintah Kota Depok.

Baca Juga  Bayi Membusuk di Kali Licin Depok

“Saya lakukan ivestigasi di lokasi BTS, ternyata IMB belum terbit tapi kok sudah berdiri towernya. Saya sangat menyayangkan hal ini,” ucap Komarudin.

Komarudin mengungkapkan, pihaknya akan bersurat ke  Pemerintah Kota Depok dalam hal ini Dinas Perijinan dan Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) dan Satpol PP Kota Depok untuk menindaklanjuti temuan dugaan pelanggaran izin ini.

“Ini masalah serius karean berkaitan dengan ketertiban pembangunan di Depok, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan juga dampak lingkungan serta kesehatan yang ditimbulkan dari keberadaan tower ini,” ujarnya.

Dia menambahkan, peraturan mengenai izin mendirikan bangunan bukan hal yang baru di Kota Depok, sehingga semua pelaku usaha dipastikan memahami jika hal itu sipatnya prinsipal dan wajib dipenuhi.

Baca Juga  Setahun Pandemi, 4.341 Janda Baru ‘Muncul’ di Depok

“Harus sesuai syarat, jangan dirikan bangunan dulu baru ngurus izinnya,” pungkasnya. (dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Ricky Juliansyah