Anggota DPRD Jabar dari Fraksi PKB, M. Faizin. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), M. Faizin menilai, kebijakan ganjil genap yang diterapkan di Kota Depok tiap akhir pekan mulai 4 Desember belum tepat dan perlu kajian matang.

Menurut Faizin, kebijakan ganjil genap belum memenuhi persyaratan dan kurang pengkajian. Sehingga, menyebabkan kemacetan di beberapa jalan tikus atau penghubung di Kota Depok.

“Itu macet parah. Jadi hanya mengurangi kemacetan dari Margonda. Tapi, malah menyebabkan kemacetan di wilayah lain,” kata Faizin.

Menurut dia, Pemkot Depok seharusnya melakukan kajian matang untuk kebijakan tersebut. Sebab, dengan kebijakan tersebut, Pemkot Depok menyelamatkan Jalan Margonda, tapi malah merugikan wilayah lain.

“Terbayang ketika kemacetan itu tidak hanya satu atau dua jam saja. Berjam-jam kita menunggu, karena dampak pada ganjil genap yang diterapkan di Kota Depok,” paparnya.

Jika ingin menerapkan kebijakan ganjil genap, sambung Faizin, maka sudah selayaknya mempersiapkan dan melihat infrastruktur jalan itu sendiri, seperti dilakukan pelebaran lebih dulu. Kemudian, rekayasa lalu lintasnya pun perlu dipikirkan.

“Jangan hanya di Margonda saja, tapi perlu dipikirkan dan dan dipertimbangkan untuk jalur-jalur lain, seperti di jalan tikus atau jalan tembusan,” ucap Faizin. (cky)

Editor : Ricky Juliansyah