situ muara bersih
SUDAH BERSIH : Masyarakat sedang memandangi keindahan Situ Tujuh Muara yang sudah dibersihkan DPUPR Kota Depok. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, BOJONGSARI – Setelah bertahun-tahun dilanda gulma apu – apu, akhirnya Situ Tujuh Muara, yang mengitari Kelurahan/Kecamatan Bojongsari dan Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan, akhirnya dinyatakan bersih dari gulma. 

Pembersihan gulma yang menutupi hampir 100 persen permukaan air Situ Tujuh Muara ini, dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, dibantu beberapa relawan yang turut melakukan aksi pembersihan gulma sekala kecil. 

Kepala DPUPR, Citra Indah Yulianty mengatakan, proses pembersihan gulma di Situ Tujuh Muara ini memakan waktu lebih dari tiga bulan. 

“Prosesnya cukup lama, karena gulma yang kita bersihkan ini luasnya satu hektar, seluas Situ Tujuh Muara,” kata Citra, Rabu (08/12). 

Dia mengungkapkan, untuk membersihkan gulma ini, pihaknya menyediakan satu unit alat berat amfibi untuk mengangkat gulma. Hampir setiap hari alat berat ini bekerja mengangkat gilma dari permukaan situ. 

“Alhamdulillah gulmanya sudah bersih, ke depan kami masih akan melakukan kegiatan normalisasi Situ Tujuh Muara,” bebernya. 

Sementara itu, Wakil Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Bojongsari, Daud Sulaeman mengapresiasi Pemerintah Kota Depok, dalam hal ini DPUPR yang sudah membersihkan gulma yang menjadi momok warga di sana. 

Daud berharap, dengan dibersihkannya situ ini, dapat mendongkrak kemajuan ekonomi masyarakat di sekitar situ dengan nerdatangannya turis lokal ke Situ Tujuh Muara. 

“Saya juga mengimbau agar masyarakat menjaga kebersihan situ ini. Jangan sampai ada yang membuang sampah ke situ. Sebab, selain sebagai resapan air, situ ini juga menjadi sumber mata pencaharian sebagian besar warga Kelurahan Bojongsari,” tutupnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya