evaluasi dewan pendidikan
EVALUASI : Dewan Pendidikan Kota Depok mengadakan Focus Group Discussion (FGD) di Lantai 10 Dibaleka Kota Depok, Rabu (29/12). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dewan Pendidikan Kota Depok mengadakan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas kaleidoskop pendidikan Kota Depok Tahun 2021, Rabu (29/12).

Dalam kegiatan yang diadakan di Lantai 10 Dibaleka 2 Kota Depok tersebut, yang menjadi narasumber adalah Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok Wijayanto, Ketua Dewan Pendidikan Kota Depok Dedy Martony, Anggota DPRR Kota Depok Komisi D, Supriatni. Kegiatan tersebut turut mengundang Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pendidikan Kota Depok, Dedy Martony mengatakan, kegiatan FGD ini untuk mewujudkan visi Kota Depok, yakni maju, berbudaya, dan sejahtera. Karena, dari ketiga hal tersebut berkaitan erat dengan dunia pendidikan.

“Dalam kegiatan FGD diikuti 250 orang, yang terdiri dari 100 stakeholder dan 150 kepala sekolah dan juga pendidik. Selain itu, ada juga yang ikut serta melalui virtual,” ucapnya.

Baca Juga : Damkar – Rutan Depok Kolaborasi Mitigasi Bencana Non Alam

Dedy menjelaskan, Dewan Pendidikan Kota Depok memiliki fungsi untuk peningkatan mutu dan pelayanan pendidikan di Kota Depok. Selain itu, bertugas untuk menghimpun, menganalisis, dan merekomendasikan kepada pemerintah setempat. Jadi, berkaitan dengan menyampaikan aspirasi untuk membangun pendidikan. Jadi, ada sinergitas antara dunia pendidikan, stakeholder, dan juga pemerintah

Dengan adanya FGD ini, diharapkan bisa mendapatkan masukan dari stakeholder dan sekolah langsung, tentang kendala. Lalu kami mencatatnya, menganalisis, dan membahasnya bersama untuk mendapatkan solusi,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono menuturkan, kesejahteraan guru menjadi sangat penting untuk memajukan dunia pendidikan. Sehingga, guru bisa lebih berkonsentrasi dalam memberikan pembelajaran kepada siswa di sekolah. Oleh karena itu, perlu ada kenaikan intensif bagi guru di sekolah negeri ataupun swasta.

“Selain itu juga tentang pembelajaran tatap muka yang kini sudah bisa berjalan lancar, karena Kota Depok sudah masuk level 1. Semoga saja, di tahun depan semakin banyak kelurahan yang nol kasus Covid-19,” katanya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya