Ketua DPC PKB Kota Depok, M. Faizin. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Depok, M. Faizin mengaku optimis partainya mengusung penuh kepada Ketua Umum (Ketum) PKB, Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Faizin mengatakan, kendati sudah muncul beberapa nama atau tokoh potensial yang digadang-gadangkan maju pada Pilpres 2024. namun, tidak ada satu pun yang elektabilitasnya di atas 30 persen.

“Di berbagai hasil survei belum ada yang elektabilitasnya di atas 30 persen, artinya belum ada Capres yang dominan,” kata Faizin kepada Radar Depok, Senin (06/12).

Menurut Faizin yang juga Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut, kondisi ini sangat berbeda dengan ketika menjelang Pilpres 2019 lalu, di mana saat itu nama Joko Widodo (Jokowi) begitu dominan sebagai capres petahana saat itu.

”Karena itu, PKB terus akan berjuang untuk mencalonkan Gus Muhaimin, sebagai capres. Kalau ada yang bertanya siapa yang akan dicalonkan PKB, jawabannya satu Gus Muahimin,” terang Faizin.

Menurut dia, Gus Muhaimin merupakan tokoh yang memiliki track record panjang sejak muda sebagai aktivis, pimpinan DPR, MPR, menteri, bahkan terbukti sukses memimpin PKB dengan 58 kursi di DPR RI.

“Meski saat ini tak banyak terekam dalam survei, kita terus bangun momentum dan bergerak,” tegas Faizin.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini mengungkapkan bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang tidak ada Capres petahana. Sehingga, semua kandidat memiliki peluang sama.

”Kita bisa dibandingkan Gus Muhaimin dengan tokoh-tokoh lain yang muncul, baik dari track record perjuangan maupun pengalamannya,” ungkapnya,

Dewan yang concern terhadap kepemudaan dan kesejahteraan sosial ini kembali menegaskan, jika Gus Muhaimin bisa memimpin Indonesia, maka tegak lurus bekerja untuk kepentingan masyarakat.

”2024 adalah momentum karena tak ada incumbent, itu momentum bagus makanya kita harus usung Gus Muhaimin,” tandas Faizin. (cky)

Editor : Ricky Juliansyah