pupr
MONITORING : Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianti bersama jajaran ketika melakukan monitoring Sumur Resapan bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, di Jalan Salak, Kota Bogor. ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok bersama dengan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil melakukan monitoring sumur resapan, guna menangani banjir di kawasan Bogor dan Depok.

Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianti menerangkan, monitoring di lakukan di Kota Bogor bersama Gubernur Jabar sebagai bentuk launching sumur resapan penanganan banjir.

“Iya itu kemarin monitoring sumur resapan di Bogor. di Depok sudah ada, lokasinya di depan Kecamatan Cimanggis,” jelasnya kepada Radar Depok, Rabu (01/11).

Ia menjelaskan, bila sumur resapan yang dibangun tersebut adalah dari dana CSR Danone yang bersama dengan pemerintah melakukan penanganan banjir.l, termasuk sumur resapan yang ada di Kota Depok.

“Itu CSR Danone bersama Bidang SDA Jawa Barat. Kita di Depok dapat 1 sumur resapan di depan Kecamatan Cimanggis,” ungkapnya.

Perlu diketahui, sumur resapan tersebut dapat menahan air selama mungkin di suatu lahan, menghambat aliran air permukaan, serta merasap air yang berada di permukaan.

Lanjut Citra, sumur tersebut memliki ukuran kedalaman muka air tanah lima meter lebih dengan kemiringan kurang lebih 14 derajat atay 25 persen. Lalu, permeabilitas tanah sedang sampai cepat lebih dari 2 centimeter perjam, serta jarak dari septiktank lebih dari enam meter.

“Desainnya, material buis terbuat dari olahan limbah plasti yang bernilai ekonomis, ruang resapannya 51 persen, struktur material setara beton K150, dengan sistem modular,” katanya.

Sumur resapan ini, menjadi sumur yang inovatif dalam mencegah dan pengendalian banjir berbasis kajian Soil Water Assesmet Toll (Swat). (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro