pameran
PAGELARAN EKRAF : Kepala Dispoyata Kota Depok Dadan Rustandi saat membuka pagelaran Ekonomi Kreatif dan Seni Budaya didampingi Ketua Penyelenggara dari Puri Indonesia, Rini Irawan, di Mall Plaza Semanggi, Jakarta Selatan. ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Berlangsung selama tiga hari beruntun 17 sampai 19 Desember 2021, Puri Indonesia berkolaborasi Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, memamerkan berbagai produk UMKM Kota Depok (Dekranasda) dan Dinas Perdagangan Dan Industri (Dagin) Kota Depok.

Ketua Penyelenggara dari Puri Indonesia, Rini Irawan menerangkan, berbagai produk dipamerkan dalam memperingati Hari Ibu 2021, mulai dari kerajinan daerah, fashion ethnik indonesia, kain atau wastra nusantara, aneka kuliner dan bazar Amal Komunitas Cinta Berkain Indonesia (KCBI).

“Kami mengangkat Disporyata Kota Depok sebagai icon pameran untuk dapat mempromosikan pariwisata, kerajinan, kain/wastra dan kuliner khas depok,” jelasnya kepada Radar Depok.

Puri Indonesia gencar mengadakan pameran dan memberi ruang lebih bagi para UMKM, untuk membantu memasarkan dan mempromosikan setiap produk unggulan UMKM, pengrajin daerah dan melestarikan kearifan budaya lokal Indonesia.

Pameran yang berlangsung tepat di Atrium Utama – UG Floor The Plaza Semanggi tak hanya memberi ruang bagi Kota Depok, melainkan dari berbagai daerah yaitu pengrajin DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra, NTB, dan NTT.

“Tema pameran kali ini, kami mengusung tema Kain Tenun & Batik Nusantara,” ungkap Rini.

Berbagai rangkaian kegiatan dalam pameran yang menonjolkan kekayaan dan keanekaragaman Budaya Indonesia. Bahkan, beberapa anak Kota Depok yang ada di Sanggar Larasati mempertunjukan tarian daerah Lenggang Nyai

Tak hanya itu, sebanyak 35 pemain Angklung dengan semangat memainkan alat musik angklung sambil mengiringi pembukaan yang dilakukan Kepala Disporyata Kota Depok, Dadan Rustandi didampingi Direktur Mall Plaza Semanggi, Pahala Situmeang.

“Hari pertama kami mempertunjukan berbagai seni tari, lagu, fashion show ethnik designer indonesia, talkshow, workshop” katanya.

Dilanjutkan Rini, di hari kedua ada talkshow yang dibawakan langsung Surijati Aminan sebagai pemenang perempuan panutan 2021, serta fashion show wastra Indonesia.

Selanjutnya, di hari ketiga, Puri Indonesia memberikan ruang bagi ibu dan anak untuk mengekspresikan diri dengan berswa foto. Hal ini dimaksudkan agar setiap anak mampu memiliki kepercayaan diri dalam berekpresi di depan umum, dibuka oleh Ketua Kosgoro, Hayono Isman.

“Seluruh rangkaian kegiatan juga tetap patuh protokol kesehata karena ini sudah menjadi kewajiban yang sesuai anjuran dari pemerintah,” terang Rini.

Dilokasi yang sama, Kepala Disporyata Kota Depok, Dadan Rustandi menambahkan, pihaknya yang juga sebagai leading sector dalam acara ini juga hadir sebagai bentuk dukungan penuh kepada UMKM hingga memperkenalkan wisata Depok.

“Tentu kita harus berani tampil untuk mempertunjukan ekonomi kreatif yang ada di kita, dan pengembangan itu juga ada di kami Disporyata,” tuturnya.

Lanjut Dadan, ada juga dua seni yang terus dilestarikan di Kota Depok, seperti palang pintu serta rebut dandang. Kedua itu sudah disepakati juga sebagai budaya Kota Depok. “Sebenarnya ada banyak ekonomi kreatif, seni adat dan kebudayaan milik Depok yang akan terus dipertunjukan di berbagai kegiatan,” lanjut Dadan.

Kegiatan ini sangat menginspirasi untuk Depok terus mengembangkan hingga memperkenalkan para pelaku ekonomi kreatif. Sehingga hal ini bisa menarik seni budaya untuk tampil mempertunjukan jati diri Depok.

“Ini pasti akan menarik masyarakat Depok untuk berlomba mempertunjukan ciri khas Depok,” tandas Dadan. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro