KPK 2021

RADARDEPOK.COM – Selama 2021, KPK mencatat telah menetapkan 123 orang sebagai tersangka, dimana enam kasus di antaranya cukup menyita perhatian publik.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menyebut, selama 2021 KPK telah melakukan penyelidikan sebanyak 127 perkara, penyidikan sebanyak 105 perkara, penuntutan sebanyak 108 perkara, inkrah 90 perkara, dan eksekusi putusan 94 perkara. Data tersebut terhitung hingga 28 Desember 2021.

“Dari penanganan perkara tersebut, KPK berhasil melakukan asset recovery sebesar Rp 374,4 miliar,” ujar Alex.

Pengembalian aset atau asset recovery itu terdiri atas Rp 192 miliar yang disetorkan ke kas negara, Rp 4,3 miliar disetorkan ke kas daerah, serta Rp 177,9 miliar merupakan pemindahtanganan BPNT melalui penetapan status penggunaan dan hibah.

Baca Juga : Kominfo Ingin Operator Seluler Hapus Jaringan 3G

Sementara KPK juga mencatat ada 6 kasus yang menjadi perhatian publik. Berikut ini 6 kasus yang menjadi perhatian publik:

1. Perkara bansos, yang telah memutus mantan Menteri Sosial Juliari Batubara dinyatakan terbukti bersalah dengan vonis 12 tahun, dan uang pengganti Rp 14,5 miliar;
2. Perkara Probolinggo, yang melibatkan 22 tersangka;
3. Perkara Muara Enim, yang melibatkan 26 tersangka;
4. Perkara Lampung Tengah, yang menetapkan eks Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin sebagai tersangka, sebagai hasil pengembangan dari penanganan perkara suap Tanjung Balai;
5. Perkara korporasi, yang melibatkan PT Adonara Propertindo terkait perkara pengadaan tanah Munjul/BUMD;
6. Perkara TPPU, yang melibatkan 4 perkara antara lain: pengurusan perkara di MA, proyek di Buru Selatan, jual-beli jabatan pemda Probolinggo (2), dan suap pajak.

 

Editor : Pebri Mulya