pantai buatan ciseeng
WISATA MURAH MERIAH : Tim Radar Depok saat mengunjungi Pantai Buata Wama Griya yang menyajikan berbagai wisata di Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. FOTO : ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Bogor tak pernah berhenti tampil beda dalam menyajikan wisata bagi masyarakat. Bukan hanya pegunungan hingga curug. Lokasi yang tadinya hanya kolam pemancingan ikan Lele. Kini diramu menjadi sebuah pantai buatan dengan berbagai wahana permainan bagi anak hingga orang dewasa.

Laporan : Arnet Kelmanutu, Depok

Jarak tempuh sekitar 50 sampai 60 menit dari Kota Depok. Pantai buatan yang sudah ada sejak 2019 dengan luas nyaris 12 hektar, sangat mirip dengan pantai sesungguhnya. Perjalanan menuju ke lokasi juga terbilang mudah. Cukup mengakses lewat google maps dan ketik Pantai Wana Griya. Langsung muncul rute perjalanan menuju lokasi. Pengunjung hanya tinggal mengikuti setiap arahan yang ditunjukan aplikasi maps milik google ini.

Memang tak terlihat jelas, hanya ada plang kecil tulisan Wana Griya berwarna merah, di Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Pengunjung bisa masuk dan akan berjumpa petugas pintu masuk. Dari spot ini ciamiknya pantai buatan Wana Griya akan tersaji, menambah penasaran dan membuat hati tak sabar menjelajahnya.

Dari pintu masuk, pengunjung akan diarahkan ke arah kiri parkir kendaraan. Dengan disambut mural lalu lintas taman kelinci, taman burung yang terdapat puluhan burung dara dan beberapa kelinci. Disini taman kelinci ada satu spot yang bisa dinaiki pengunjung untuk memantau situasi dari atas.

Nah, nanti akan ada pos parkir yang dijaga dengan penjaga yang begitu ramah. Disini pengunjung akan diminta uang parkir. Tarif parkir motor Rp5 ribu dan mobil Rp10 ribu. Tiket masuk perorang cukup Rp7.500. Sebelum masuk pengunjung harus mengakses aplikasi Peduli Lindungi, karena saat ini sedang masa pandemi Covid-19 demi mencegah penyebaran.

Pengunjung mulai disajikan berbagai macam wisata pasir putih, deretan pohon sengon, spot untuk melihat matahari terbenam, wahana mainan anak, kolam pemancingan. Dan sederet warung untuk menemani perut yang lapar sambil menikmati heningnya pantai buatan.

Admin Pantai Wana Griya, Adnan mengatakan, bagi warga Depok yang ingin berwisata di penghujung tahun dengan suasana pantai. Di sini menawaran wisata yang menarik. Mulai dari pantai buatan, wahana anak, taman kelinci yang beberapa binatang, kolam pemancingan, spot foto instragamable tersaji dalam satu lokasi.

Awal sejarah tempat ini didirikan hanya ada kolam pemancingan pada tahun 2013. Hingga akhirnya pemilik lahan Dewantoro Mahdi berinovasi mendirikan pantai buatan bertujuan untuk tempat wisata pribadi. Saat tempat ini di rapihkan nyatanya masyarakat sekitar antusias, dengan adanya tempat wisata baru di kawasan Kabupaten Bogor.

“Awal pembangunan itu 2013 hanya ada kolam ikan hingga tahun 2015 jadi seperti sekarang. Pada awal pengerjaan pemilik tempat ini juga berniat untuk pribadi aja,” katanya, Jumat (17/12).

Demi mensejahterakan masyarakat sekitar. Wana Griya berkolaborasi dengan UMKM yang ada menjajakan dagangannya di wisata ini. Jadi semua mendapat pekerjaan dan disibukan menambah pundi rupiah.

Salah satu pengunjung, Irenda Stefani yang bersama dengan keluarga mengaku sudah tak asing dengan wisata ini. Dia sudah datang ke sini sejak tahun 2019, tepat pantai ini dibuka oleh pengelola. “Kalau akhir pekan selalu ke sini sih, ajak anak main, sambil temanin suami mancing, ikannya buat makan nanti di rumah,” kata warga Gunung Sindur ini.

Tak jauh dari pantai, ada kolam renang. Tapi ada biaya masuknya. Sekitar Rp25 ribu buat anak, dan orang dewasa Rp35 ribu. Wahana yang disajikan dalam kolam berenang juga menggugah hati dan mata. Ada air tumpah, pancuran, serta beberapa perosotan kecil untuk buah hati bermain.

Bahkan, ada jembatan yang berdiri di atas pantai ini. Dengan hiasan gambar hati (love) untuk para muda-mudi berswafoto dan menyatakan cinta kepada pasangan. Siapa sangka, di lahan 12 hektar ini, dulunya ditanam pepohonan pohon sengon, kecapi, rambutan, mangga, duku, pete, dan jambu air.

Tidak ada salahnya, Kota Depok melongok ke pantai buatan ini, belajar dan berinovasi mengubah berbagai situ yang menjadi pusat wisata masyarakat. Bahkan mendatangkan keuntungan dari  kota dan daerah lain. Bila eksekutif dan legislatif Kota Depok mau dan niat merubah puluhan situ yang ada dijadikan wisata secara totalitas.(arn/rd)

Editor : Fahmi Akbar