anggaran pertahanan indonesia
Ilustrasi

RADARDEPOK.COM – Dari APBN 2022, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengucurkan anggaran pertahanan sebesar Rp134 triliun. Menyinggung hal itu, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani menuturkan, kalau itu menjadi alokasi anggaran terbesar┬ádi antara Kementerian atau Lembaga (K/L).

Sri Mulyani menerangkan, alokasi anggaran Rp134 triliun itu terfokus untuk membangun alat pertahanan yang handal dan memadai. Serta membangun prajurit yang profesional dan sejahtera.

“Bahkan membangun fasilitas pendidikan dan kesehatan dan membangun sistem pendidikan dan kesehatan di bidang Pertahanan yang modern dan berkualitas,” kata Sri Mulyani.

Dia menekankan anggaran ini bisa dipakai dalam menjaga kedaulatan NKRI.

“Saya harap Kemenhan (Kementerian Pertahanan) dapat terus menjaga keutuhan, kedaulatan, stabilitas, pertahanan serta keamanan NKRI,” katanya.

Baca Juga : Depok Waspada Siklon Tropis Teratai

Sri Mulyani menambahkan, dalam menghadapi pandemi virus (Covid-19) seluruh komponen bangsa dikerahkan untuk menyelamatkan dan melindungi rakyat dan negara. TNI menjadi salah satu unsur andalan dalam melakukan vaksinasi di berbagai pelosok Indonesia agar Indonesia segera mencapai kekebalan minimal terhadap ancaman Covid-19.

“Selain itu rumah sakit milik TNI di seluruh Indonesia juga menjadi pusat perawatan. Covid-19,” ungkapnya

Saat ini, APBN mendukung tugas TNI secara maksimal dalam menjaga kedaulatan, keutuhan, dan pertahanan NKRI. Sebagai informasi Anggaran kementerian di bawah Prabowo ini naik 13,28% dari Rp118,2 triliun pada outlook APBN 2021. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya