pengerukan kali pesanggrahan
PANTAU NORMALISASI : Kasipem Kelurahan Pasput Komarudin (kiri), sedang meninjau kegiatan pengerukan lumpur yang dilakukan SDA PUPR Kota Depok, di Kali Pesanggrahan wilayah RW 11, Kelurahan Pasput. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, PASIR PUTIH – Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, mengeruk sedimentasi lumpur Kali Pesanggrahan di wilayah RW 11, Kelurahan Pasir Putih (Pasput), Kecamatan Sawangan. 

Kabid SDA PUPR Kota Depok, Argha Dharma Tubagus mengatakan, pengerukan sedimentasi lumpur Kali Pesanggrahan ini dilakukan untuk mengantisipasi longsor, mengingat tebing dinding kali berdekatan dengan Perumahan Mutiara Sentosa yang dihuni banyak penduduk. 

“Kami melakukan upaya antisipasi longsor di lokasi ini, mengingat saat ini intensitas hujan cukup tinggi dan berpotensi menimbulkan longsor,” kata Argha, Kamis (02/12). 

Argha mengungkapkan, selain pengerukan sedimen lumpur, pihaknya juga melakukan pembersihan sampah plastik dan kayu yang mengakibatkan penyempitan kali dan menghambat aliran air. 

“Sepanjang 25 meter sedimen yang kami keruk, dengan mengerahkan satu unit alat berat dan delapan petugas Satgas Banjir PUPR Kota Depok,” bebernya. 

Sementara itu, Kasipem Kelurahan Pasput, Komarudin mengatakan, kegiatan normalisasi kali dari lumpur dan sampah sangat diperlakukan warganya, mengingat beberapa titik wilayah di kelurahan tersebut sudah terkena banjir dan longsor akibat penyempitan Kali Pesanggrahan.

“Sejak saya bertugas sebagai Kasipem di kelurahan Pasput, saya sering mendapat laporan warga terkait longsor di bantaran kali, belum lagi longsor yang terjadi di RT 03/02 imbas dari TPA Cipayung, dan saya berharap semua masalah ini segera teratasi,” imbuhnya. 

Dalam kesempatan ini, Komar juga meminta kepada masyarakat untuk waspada, terutama yang tinggal dekat dengan Kali Pesanggrahan, pasalnya saat ini kondisi cuaca sudah masuk di musim hujan. 

“Selalu mawas diri, dan melapor kepada kami jika mengalami banjir atau longsor, agar kami cepat ambil tindakan,” tutupnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya