polsek beji
JUMPA PERS : Kapolsek Beji, Kompol Agus Khaeron, memberikan keterangan pers di Mapolrestro Depok. ist

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Hanya karena sering dijulidin warga sekitar, pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sudah berhasil mencuri motor 20 kali ini, ditangkap di wilayah hukum Polsek Beji.

Kapolsek Beji, Kompol Agus Khaeron mengatakan, pihaknya sempat dibuat keki dengan aksi pencurian motor atau curanmor yang dilakukan oleh YGG (25 tahun) di wilayah hukumnya, karena pelaku sudah berhasil mencuri motor sebanyak 20 kali di wilayah Kecamatan Beji.

Aksi pelaku tidak diketahui oleh masyarakat sekitar. Tercatat sejak tanggal 14 Januari 2021 pelaku melakukan pencurian motor.

Kalau laporan di kami, itu dari 14 Januari 2021 sudah ada, kira-kira sudah sekitar 20 kali pelaku melakukan pencurian kendaraan di wilayah Beji,” kata Agus kepada wartawan, Senin (20/12).

Laporan terakhirnya disekitar bulan Desember 2021. Selama dua pekan terjadi pencurian dua sepeda motor yang dilakukan oleh pelaku. Aparat kepolisian pun lantas mendapatkan informasi dari warga sekitar kalau YGG terpantau mendiami rumah kos di sekitaran Kelurahan Kukusan dan dicurigai karena kerap gonta-ganti sepeda motor.

Ada informasi dari masyarakat yang masuk ke kita, bahwa ada orang yang dicurigai sering berganti-ganti motor, yang posisinya ada di kos-kosan,” ucap Kompol Agus.

Dengan teknik penyamaran, kemudian anggota Polsek Beji melakukan pengintaian terhadap kos-kosan YGG. Ternyata benar saja, beberapa motor curian yang sesuai dengan laporan kepolisian terpantau berada di kos-kosan pelaku.

Dari kecurigaan anggota, dilakukanlah penangkapan kemudian dilakukan penggeledahan, betul memang dirumahnya ada beberapa plat nomor motor termasuk motor Kawasaki yang laporannya masuk tanggal 7 Desember 2021,” jelasnya.

Agus mengatakan, aparat kini tengah melakukan pengembangan terhadap jaringan termasuk penadah barang curian tersebut. YGG dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara diatas 5 tahun.

Karena 20 cukup banyak, jadi kita telusuri ke penadahnya, saat ini coba kita telusuri ke daerah Jakarta, mudah-mudahan bisa dilakukan pengembangan disana,” tandasnya. (rd/van)

Jurnalis : Ivanna Yustiani

Editor : Junior Williandro