ganjil genap
MULAI LENGGANG: Palang pemberitahuan uji coba ganjil genap bertengger di pinggir jalan, sebagai peringatan kepada pengendara, Minggu (5/12). DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Satlantas Polrestro Depok melansir jika uji coba ganjil genap 4-5 Desember, terbukti mengurangi kemacetan di sepanjang Jalan Margonda Raya. Sebelum adanya aturan tersebut, antrean kendaraan pada segmen 3 atau Simpang Ramanda menuju Flyover Universitas Indonesia (UI) sepanjang 285 meter.

Kasatlantas Polrestro Depok, Kompol Jhoni Eka Putra mengatakan, setelah pelaksanaan uji coba ganjil genap, panjang antrean kendaraan berkurang menjadi 120 meter. Menurutnya, efektivitas ganjil genap dilihat dari panjang antrean kendaraan di Jalan Margonda selama penerapan aturan.

“Perlu saya sampaikan untuk evaluasi pelaksanaan ganjil genap Sabtu Minggu lalu, terjadi perubahan sangat drastis, signifikan. Panjang antrean yang dari Simpang Ramanda sampai flyover UI itu sangat berkurang,” katanya kepada Radar Depok, Selasa (7/12).

Jhoni menyebut, kemudian di segmen 3 arah selatan juga mengalami penurunan signifikan. Sebelum pelaksanaan, antrian kendaraan bisa sampai 1.810 meter. Sedangkan pada Sabtu (4/12) menjadi 451 meter.

Selanjutnya, terjadi penurunan jumlah kendaraan yang melintas di Jalan Margonda Raya sebanyak 2.000 kendaraan. Kebijakan ini juga mendapat respon positif dari masyarakat, diharapkan pada pelaksanaan berikutnya berdampak semakin baik.

“Sebelum pelaksanaan ganjil genap jumlah kendaraan yang melintas di Jalan Margonda sebanyak 57.000 unit di hari Sabtu pada jam 10 sampai jam 8 malam. Namun saat pelaksanaan ganjilo genap, itu berkurang menjadi 55.000,” ujarnya.

Diketahui, Jalan Margonda Raya dibagi menjadi 3 segmen. Segmen 1 dimulai dari Pertigaan Apotek atau perbatasan dengan Jalan Kartini. Lalu Segmen 2 dari Simpang Ramanda ke lampu merah simpang Jalan Ir H Juanda.

Segmen 3 mulai dari lampu merah simpang Jalan Juanda sampai flyover UI atau perbatasan dengan Jalan Komjen Pol M Jasin. Sementara ganjil genap di Depok berlaku untuk segmen 2 dan 3.

“Dalam satu bulan ini kita fokus mengurangi angka kemacetan, mobilitas krena masih tahap ppkm dalam mengurangi penyebaran covid-19. Pelaksanaan penindakan sendiri dilaksanakan di awal tahun,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Eko Herwiyanto menuturkan, uji coba ganjil genap hari kedua di tanggal 5 Desember mengalami perbaikan dibandingkan hari pertama, 4 Desember 2021. Sebab, masih banyak masyarakat yang kaget atas kebijakan tersebut.

“Di tanggal 5 lebih baik daripada tangggal 4, kenapa lebih baik, kalau dari sisi kualitas yang kami ukur adalah kinerja jalan minimal tiga instrumen. Pertama, kecepatan rata-rata, waktu tempuh, dan panjang antrian,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata dia, uji coba ganjil genap berikutnya akan dilaksanakan pada 11-12 Desember 2021. Adanya hal tersebut dimaksudkan mengubah pola perjalanan masyarakat, sehingga mengurangi kemacetan.

“Sosialisasi sudah kami berikan baik melalui poster di sosmed, baliho, maupun di media-media. Peran media juga sebagai sosalitator kepada masyarakat luas secara masif,” tandasnya.

Sebelumnya, Satlantas Polrestro Depok bersama Dishub Depok melakukan uji coba di sepanjang Jalan Margonda Raya pada Sabtu dan Minggu, 4-5 Desember 2021. Aturan tersebut berlaku pukul 12 siang sampai pukul 6 sore, khusus untuk kendaraan roda 4, Meski diperuntukkan bagi roda 4, ganjil genap dikecualikan bagi kendaraan umum dan kendaraan darurat seperti ambulan. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro