kulik sukmajaya
PELATIHAN : Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya saat melakukan pelatihan olahan produk lokal dan pembuatan ecoenzim di Wisma Hijau, Kecamatan Cimanggis. FOTO : GERARD/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, SUKMAJAYA – Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya mengadakan pelatihan olahan aneka produk lokal di Wisma hijau, Jalan Mekarsari Raya No.1, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis.

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasiekbang) Kelurahan Sukmajaya, Mimin menerangkan, pelatihan tersebut diikuti 30 orang mewakili 13 RW dari unsur PKK dan Karang Taruna (Katar).

“Muda mudahan dengan pelatihan ini bisa bermanfaat untuk dirinya sendiri. Minimal dia punya bekal untuk bisa membuat kreasi olahan,” kata Mimin kepada Radar Depok, Jumat (03/12).

Selain itu, sebut Mimin, pihaknya mengadakan pelatihan pembuatan ecoenzim dari sampah rumahan. Hal itu diharapkannya mampu menciptakan peluang usaha.

“Syukur syukur setelah pelatihan peserta bisa membuka usaha di rumah, seperti kita ketahui peserta ini banyak yang single parent, sehingga kalau dia kreatif akan  mampu mengangkat ekonomi keluarga. Karena, ternyata ecoenzim itu banyak manfaatnya,” ujar Mimin

Sementara itu, Instruktur pelatihan dari P4S Kecamatan Sukmajaya, Dini Ratnawati memaparkan, sebelum menjadi ecoenzim, sampah rumahan tersebut difermentasi sekitar tiga bulan.

“Manfaat eco enzim ini banyak sekali, selain untuk pertanian, juga untuk kebutuhan sehari hari, seperti untuk mengepel lantai, untuk mengurai sampah pada saluran yang macet dan banyak lagi kegunaan lain nya,” jelasnya.

Menurut dia, pembuatan ecoenzim akan mengurangi penumpukan sampah. Karena, 70 persen sampah rumah tangga adalah sampah organik.

“Coba bayangkan apabila sampah organik ini tidak kita kelola dengan baik, maka akan menimbulkan bau busuk, disamping itu akan mengeluarkan gas metana, dimana gas metana ini bisa membuat bumi menjadi panas,” tandas Dini. (rd/cr1)

 

Jurnalis : Gerard Soeharly

Editor : Pebri Mulya