kota sehat
BAHAGIA : Sekda Kota Depok, Supian Suri bersama Ketua FKDS, Elly Farida saat rakor FKDS, di Aula Teratai, Kamis (2/12). DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kolaborasi lintas sektor yang tergabung ke dalam pentahelix sangatlah diperlukan guna mewujudkan Depok menuju Kota Sehat. Sejumlah arahan dan imbauan diberikan saat Rapat Koordinasi Forum Kota Depok Sehat, di Aula Teratai, Kamis (2/12).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Supian Suri menjelaskan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi titik mula dalam mendorong terwujudnya Kota Sehat. Salah satunya melalui kerja bakti di lingkungan secara rutin.

“Kolaborasi inilah yang harus ditingkatkan. Mari kuatkan kebersamaan untuk melahirkan generasi yang maju,” katanya, Kamis (2/12).

Menurutnya, sampai tahun ini, baru 17 kelurahan yang menyandang status Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dari 63 kelurahan. Maka dari itu, Pemerintah Kota Depok, akan terus berupaya mengentaskan permasalahan tersebut.

“Tingkat derajat kesehatan itu 40 persennya faktor lingkungan dan 30 persen perilaku masyarakat. Untuk itu, saya tekankan PHBS ini dilaksanakan,” ucapnya.

Dirinya mengatakan, untuk mewujudkan Depok menjadi Kota Sehat, perlu kolaborasi lintas sektor yang tergabung dalam pentahelix. Namun, pemerintah menjadi bagian yang utama atau sebagai motor penggerak bagi unsur-unsur yang lain.

“Pemerintah dalam hal ini camat dan lurah harus paham makna Kota Sehat, empat komponen lainnya mengikuti dengan bagiannya masing-masing,” tukasnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro