DITERBANGKAN : Para Nara Pidana saat digiring ke bus tahanan milik Kejaksaan Negeri Depok ke Rutan Kelas I Depok, di halaman Polres Metro Depok. ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sebanyak 53 nara pidana (napi) yang didominasi kasus narkotika diterbangkan Rutan Kelas I Depok dari Polres Metro Depok. Penerbangan napi dilakukan Kejaksaan Negeri Kota Depok karena masih berstatus Terdakwa dan Terpidana.

Kasie Intelijen Kejaksaan Negeri Depok, Andi Rio Rahmat menerangkan, sebelumnya ada 31 napi yang memang dititipkan kepada Polres Metro Depok dan 22 napii lainnya dititipkan di Polsek se-Kota Depok.

“Dengan pengawalan ketat, baik sisi keamanan dan kesehatan di lakukan pemindahan penahananan serta menjalani pemasyarakatan di Rutan Rumah Tahanan Kelas I Depok,” jelasnya.

Sebum menjalani pemindahan ke Rutan, seluruh napi menjalani tes kesehatan seperti swab tes. Hal ini, kata Rio, tentunya untuk mencegah penyebaran covid 19 yqng saat ini masih terjadi.

Dibeberkannya, dari seluruh tahanan yang paling mendominasi adalah kasus narkotika, sebanyak 20 napi, 4 napi soal kasus perlindungan anak, 8 napi kasus penipuan dan penggelapan, sisanya lagi dengan kasus pencurian maupun pembunuhan.

Diketahui, selama dititipkan ke Rutan napi masih menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Kota Depok, sehingga proses persidangan dapat berjalan secara lancar, baik virtual maupun sidang langsung.

“Iya tetap masih menjalni sidang karena statusnya masih ada yang terpidana dan terdakwa. Jadi masih tanggung jawab Kejaksaan,” paparnya.

Sementara, Kepala Pengaman Rutan Kelas I Depok Nu’man Fauzi menambahkan, selama para napi berada di Rutan akan mendapatkan pembinaan, sama halnya dengan napi lainnya.

“Pasti kita lakukan pembinaan ya, sama dengan yang lain kita bina juga,” tambahnya.

Nantinya para napi yang akan menjalankan sidang, akan diberikan tempat untuk melangsungkan persidangan secara online, sebab tempat sudah tersedia ahar persidanfan dapat berjalan maksimal.

“Kita ada ruang untuk sidang virtual. Jadi selama pandemi kan sidang berjalan virtual, sudah kita siapkan,” katanya.

Kolaborasi Kejaksaan, Polres, hingga Rutan bertujuan untuk menegakan proses hukum di Kota Depok dengan baik. (arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Ricky Juliansyah