Ketua Pansus VIII yang juga Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Abdul Harris Bobihoe. Istimewa

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Abdul Harris Bobihoe menilai sektor pariwisata dapat membantu pemulihan ekonomi nasional yang tengah terpuruk akibat pandemi Covid-19. Kendati demikian, dia meminta agar pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk tegas menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 yang ketat sektor pariwisata di tengah pandemi Covid-19.

Ini agar tidak timbul klaster baru ketika sektor pariwisata dibuka,” kata Abdul Harris Bobihoe.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini mengungkapkan, pemerintah telah merilis program Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keamanan), Environment (Ramah Lingkungan) atau CHSE sebagai bagian dari program I Do Care yang mengedepankan aspek protokol kesehatan untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa kembali beroperasi.

“Diharapkan dengan program tersebut dapat meningkatkan standar pelayanan sehingga bisa dapat kepercayaan baik domestik maupun mancanegara. Saya berharap industri di tanah air bisa bangkit dari dampak pandemi covid-19,” kata Abdul Harris Bobihoe.

Namun, dari Pemda sendiri, lanjut Abdul Harris Bobihoe, perlu tegas menerapkan protokol kesehatan yang ketat sektor pariwisata di tengah pandemi Covid-19.

Disadari pandemi memasuki tahun kedua di Indonesia. Banyak warga yang sudah terbiasa menerapkan Prokes. Namun, ada juga yang sudah jengah sampai abai akan Prokes. Nah, di sektor pariwisata yang abai ini harus diberikan pemahaman dan kesadaran kembali,” lanjutnya.

Sebab, sambung Abdul Harris Bobihoe, jika yang abai Prokes Covid-19 tersebut melakukan aktivitas wisata di dalam kota atau pun luar kota, dapat menimbulkan kekhawatiran bagi mereka yang taat Prokes Covid-19.

Terlebih, jika mereka terpapar Covid-19, ini bisa menjadi bom waktu, kasus Covid-19 dapat kembali meledak,” tegas Abdul Harris Bobihoe.

Untuk itu, dewan yang ramah dan murah senyum ini kembali menegaskan kepada Pemda untuk genjar melakukan sosialisasi Prokes Covid-19 dan juga tegas terhadap pelanggarnya.

Kita ingin agar ekonomi dapat pulih seperti sedia kala, dan sektor pariwisata salah satu yang potensial. Namun, perlu ditekankan agar Prokes Covid-19 mutlak diperlukan di sektor ini,” ucap Abdul Harris Bobihoe. (cky)

Editor : Ricky Juliansyah