PENDIDIKAN : Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Harris Bobihoe saat melaksanakan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di SMAN 16 Kota Bekasi yang beralamat di Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi , Kamis (20/01). Istimewa

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kota Depok akan melaksanakanTahapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) penuh atau 100 Persen hari ini (Senin 24/01). Pelaksanaan PTM 100 persen ini berdasarkan hasil Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tahun 2021.

Namun, terkait munculnya varian Omicron di Jawa Barat, sejumlah orang tua siswa banyak mengkhawatirkan kondisi anaknya dalam pelaksanaan PTM 100 persen. Untuk itu, Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe meminta Pemerintah melalui Dinas Pendidikan untuk melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan PTM 100 persen.

“Memang pelaksanaan PTM 100 persen dibayang-bayangi varian Omicron. Namun, keberlangsungan pendidikan harus tetap dilakukan guna mewujudkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan tangguh,” tutur Abdul Harris Bobihoe kepada Radar Depok, Minggu (23/01).

Diketahui, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri mengenai penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yang diterbitkan pada 21 Desember 2021 tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan warga sekolah.

Untuk itu, politikus Partai Gerindra ini meminta agar lembaga pendidikan di bawah naungan dinas pendidikan dan Kementerian Agama (Kemenag) harus melaksanakan fungsi kontrol dan pengawasan semaksimal mungkin untuk mencegah terjadinya penularan virus Covid-19.

“Pengawasan maksimal merupakan syarat mutlak dalam pelaksanaan PTM penuh, ini tidak boleh diabaikan. Dan, di setiap tingkatan pendidikan, Dinas Pendidikan perlu memiliki indikator capaian keberhasilan. Sehingga punya alat kontrol untuk evaluasi sebagai bentuk kehati-hatian,” tegas Abdul Harris Bobihoe.

Ia pun mengimbau kepada para orang tua siswa agar tidak panik, tetapi tetap waspada dengan menjaga dan memperketat protokol kesehatan terhadap putra putrinya yang sedang melaksanakan PTM 100 persen.

“Kedisiplinan menjaga protokol kesehatan menjadi kunci penting dalam pelaksanaan PTM 100 persen yang dimulai sejak dari rumah, ke sekolah dan kembali ke rumah,” ucap Abdul Harris Bobihoe. (cky)

Editor : Ricky Juliansyah