booster depok
DAMPINGI : Walikota Depok, Mohammad Idris mendampingi lansia penerima Vaksin Booster, di RSUI, belum lama ini. Sebanyak 500 lansia mengikuti vaksinasi booster atau penguat. Rata-rata mereka didampingi oleh seorang pendamping 1 orang berusia 18 tahun. ist

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemerintah Kota Depok telah meresmikan program Vaksinasi Booster atau vaksinasi ketiga yang kick off, Rabu (12/1). Vaksinasi booster diutamakan untuk kelompok rentan dan lansia melalui sentra Vaksinasi UI.

Humas Rumah Sakit Universitas Indonesia, Kinanti Utami mengatakan, hingga Kamis (13/1), pihaknya berhasil melakukan vaksinasi terhadap 474 lansia. Total sasaran booster di Kota Depok mencapai 1.613.557 jiwa

“Sudah dua hari sampai kemarin, total booster lansia 474. Belum dengan hari ini,” ujarnya kepada Radar Depok, Jumat (14/1).

Dirinya menyebut, RSUI menyediakan kuota vaksin booster sebanyak 300-500 setiap harinya. Vaksin booster ini dapat diberikan kepada peserta yang sudah vaksin dosis pertama dan kedua secara lengkap, dengan jenis Sinovac berjarak minimal enam bulan.

“Untuk sasarannya, kami mengikuti kebijakan dari Dinkes Kota Depok, yaitu untuk kelompok lansia usia 60 tahun ke atas dan pendamping lansia usia minimal 18 tahun,” ucapnya.

Menurutnya, untuk masyarakat yang telah diberikan vaksin dosis pertama dan kedua dengan Sinovac, akan diberikan vaksin booster sebanyak setengah dosis dengan Pfizer atau AstraZeneca.

“Sedangkan, ketika vaksin dosis pertama dan kedua dengan AstraZeneca maka akan diberikan vaksin booster sebanyak setengah dosis dengan jenis Moderna,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati menambahkan, pelaksanaan vaksinasi booster saat ini hanya dilakukan di RSUI. “Untuk di puskesmas dan fasyankes lain menunggu droping vaksin dari Kemenkes,” ungkapnya.

Dinas Kesehatan Kota Depok menargetkan vaksinasi booster untuk seluruh lansia yang ada di Kota Depok. Justru ia tak menargetkan untuk jumlah lansia yang akan melaksanakan vaksin.

“Belum kita targetkan waktunya. Mengingat droping vaksin dari pusat belum tahu kapan dan berapa jumlahnya,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono menambahkan, target lansia sangat penting, karena mereka termasuk masyarakat yang berinteraksi dengan orang banyak.

“Kalau lansia rentan terhadap Covid-19, jadi yang kami harapkan para penerima vaksin utamanya adalah lansia,”

Dikatakannya, lokasi vaksin booster ini akan disebar puskesmas yang ada di Kota Depok. “Iya, nanti akan disebar ke puskesmas dan fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit,” tandasnya. (rd/van)

Jurnalis : Ivanna Yustiani

Editor : Junior Williandro