bpjs
JOIN : BPJS Kesehatan Kota Depok melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut. ist

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sebagai program strategis nasional, Program JKN-KIS terbukti dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Untuk itu BPJS Kesehatan selaku penyelenggara Program JKN-KIS, terus berupaya untuk memastikan Program JKN-KIS berjalan dengan baik. Sehingga masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan tanpa adanya kendala. Salah satunya yaitu melakukan kerjasama dengan berbagai fasilitas kesehatan selaku pemberi layanan kesehatan kepada masyarakat.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Depok, Elisa Adam mengungkapkan, di awal tahun 2022 ini, BPJS Kesehatan kembali menandatangani perjanjian kerja sama dengan berbagai fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan di Kota Depok.

Fasilitas kesehatan tersebut terdiri atas 5 rumah sakit tipe B, 16 rumah sakit tipe C, 12 klinik utama rawat jalan, 2 klinik utama rawat inap, 7 optik, dan 6 apotek. Perjanjian kerja sama yang ditandatangani tersebut menurut Elisa, akan menjadi dasar sekaligus jaminan bagi para fasilitas kesehatan untuk dapat memberikan pelayanan kepada peserta JKN-KIS di Kota Depok.

Fasilitas kesehatan yang menandatangani perjanjian kerja sama dengan kami juga telah dilakukan serangkaian proses rekredensialing. Hal ini dilakukan untuk menilai kelayakan dan kesiapan para fasilitas kesehatan tersebut, dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN-KIS. Jadi kami memastikan kualitas mutu layanan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS. Terhadap hal tersebut, seluruh fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan kami juga telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan ketentuan,” ujar Elisa, Rabu (12/1).

Lebih lanjut, Elisa menuturkan, pada 2022 ini, BPJS Kesehatan mendorong agar seluruh rumah sakit di Kota Depok dapat bekerja sama untuk memberikan layanan kepada peserta JKN-KIS. Disamping itu, BPJS Kesehatan juga berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan dengan fokus untuk mengurai antrean melalui inovasi sistem manajemen informasi online, serta inovasi face recognition melalui technology artificial intelligence.

Untuk itu, BPJS Kesehatan saat ini sedang dalam proses bridging sistem antrean online versi 2.0. Dimana hal ini merupakan penyempurnaan sistem versi yang telah dikembangkan sebelumnya.

Terdapat beberapa pengembangan yang dilakukan pada sistem antrean online versi 2.0 diantaranya peningkatan sistem yang dapat melakukan perhitungan terhadap waktu tunggu dan waktu layanan. Selanjutnya terdapat dashboard sistem antrean online, sehingga kami dapat menganalisa waktu pelayanan dan memberikan umpan balik kepada fasilitas kesehatan untuk mengoptimalkan pelayanannya. Terakhir terdapat reservasi online yang terintegrasi dengan aplikasi Mobile JKN untuk mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan,” ujar Elisa.

Elisa berharap dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama tersebut, semakin menguatkan sinergi antara BPJS Kesehatan dengan fasilitas kesehatan di Kota Depok.

Sebab menurut Elisa, dalam penyelenggaraan Program JKN-KIS terdapat berbagai pemangku kepentingan yang juga memiliki peran. Termasuk fasilitas kesehatan yang merupakan ujung tombak pelaksana Program JKN-KIS. Untuk itu, kolaborasi antara BPJS Kesehatan dengan faslitas kesehatan perlu tercipta dengan baik. (rd/arn)

Para Pemenang Kategori Pertama :

1. Evaluasi Kepatuhan Terbaik untuk RS : RS Hermina Depok

2. Evaluasi Kepatuhan Terbaik untuk Klinik Utama : KURI Anugerah

3. Penyelesaian Verifikasi Paska Klaim Terbaik : RS Bhakti Yudha

4. Kualitas Klaim Terbaik : RS Jantung Diagram

5. Hasil Survey Pemahaman FKRL Terbaik : RS Hasanah Graha Afiah

6. Persentase (Yo) Capaian PRB Terbaik : RS Bhayangkara Brimob

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro