GALIAN : Pekerjaan pemasangan pipa PDAM Tirta Asasta di Jalan Duren, Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoranmas. ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Depok, Edi Masturo memberikan catatan serius bagi Tirta Asasta kaitan pengerjaan pemasangan pipa di Jalan Duren Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoranmas.

Sebab, politisi Partai Gerindra ini mengungkapkan, pengerjaan pemasangan pipa dari perusahaan air minum plat merah tersebut mendapat keluhan dari tokoh masyarakat dan warga setempat.

Edi Masturo menjelaskan, di Bulan Desember 2021, Jalan Duren baru dilakukan penataan dengan hotmix dan drainase. Namun, di Januari dibongkar kembali untuk kepentingan pemasangan pipa PDAM.

“Ada warga mengeluhkan ke saya soal itu, jalan baru dihotmix dan drainase, tapi dibongkar lagi buat pemasangan pipa PDAM,” kata Edi Masturo kepada Radar Depok, Sabtu (15/01).

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Depok 1 (Pancoranmas) ini menegaskan bahwa dirinya akan mendukung pembangunan dan peningkatan layanan PDAM Tirta Asasta untuk masyarakat, terlebih lagi bagi pengadaan air bersih untuk warga. Namun, dalam proses peningkatan layanan harus tetap memperhatikan keamanan dan kenyamanan publik.

“Kalau sampai ada keluhan dari masyarakat yang disampaikan ke saya, ya harus kita tindaklanjuti. Sebagai Wakil Ketua Komisi C, sebagaimanayang disampaikan di Paripurna kemarin bahwa, Tupoksi komisi C lebih meningkatkan pengawasan di 2022, nah ini bagian dari peran kami dalan pengawasan, terutama infrastruktur,” Katanya.

Dia pun mempertanyakan rencana penambahan jaringan pipa PDAM Tirta Asasta, apakah berkoordinasi dan bersinergi dengan lintas dinas. Sehingga, tidak ada anggaran pekerjaan yang terbuang percuma.

“Seperti Dinas PUPR, untuk galian pipa, kan lebih baik didahulukan galian untuk pipa dulu, sekarang terbalik, jalan dan drainasenya dulu ditata, kemudian ada galian pipa PDAM,” paparnya.

Meski nanti akan diperbaiki lagi paska dibongkar untuk penanaman pipa PDAM. Namun, Edi Masturo yang duduk di Badan Anggaran DPRD Kota Depok ini menilai akan lebuh baik jika PDAM bisa lebih berkomunikasi, khususnya tentang rencana penanaman pipa.

“Ini lebih efektif dan efisien dari segi anggaran. Daripada kita kasih anggaran untuk PUPR, tapi begitu diperbaiki dibongkar lagi untuk pemasangan pipa PDAM, dan dirapikan lagi, ini uang rakyat jadi terbuang, jangan main-main dengan uang rakyat,” pungkas Edi Masturo.

Sementara, Ketua RT01/03 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoranmas, Suprapto membenarkan apa yang disampaikan Edi Masturo.

“Warga mengeluhkan, baru saja diperbaiki, sudah dirusak lagi,” kata Suprapto.

Dia berharap agar pekerjaan pemasangan pipa PDAM dapat segera selesai dan bisa dikembalikan seperti semula.

“Waktu diperbaiki sudah bagus, ya kami minta perbaikannya juga bagus dan tidak asal,” ucap Suprapto. (cky)

Editor : Ricky Juliansyah