PAPARAN : Ketua IDI Kota Depok periode 2019-2021, Sukwanto Gamalyono sedang memberikan paparan program kerja selama kepemimpinannya.FOTO:FEBRINA/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Depok menggelar musyawarah cabang (muscab) di Hotel Bumi Wiyata, Minggu (23/1). Muscab ini dalam rangka berakhirnya kepemimpinan Ketua IDI Kota Depok periode 2019-2021, Sukwanto Gamalyono sekaligus mengadakan pemilihan ketua selanjutnya dan juga seminar.

“Jadi agenda ada tiga kegiatan yaitu muscab, pemilihan ketua baru dan seminar,” ujar Ketua Panitia Acara, Dewangga Gegap Gempita kepada Radar Depok.

Dewangga menjelaskan, untuk muscabnya sendiri lebih kepada pemaparan pertanggungjawaban ketua dan pengurus IDI Kota Depok periode sebelumnya. Sedangkan untuk pemilihan ketua baru dilakukan secara drive thru dimana para anggota IDI Kota Depok datang ke bilik pemilihan dan memilih calon yang dipilih lalu meninggalkan tempat. Mengingat kondisi Covid-19 masih belum usai. Akan tetapi untuk muscab didalam ruangan sesuai protokol kesehatan (Prokes) hanya 50 persen. Sistem ini merupakan pertama di IDI dimana mengusung konsep hybrid.

“Bagi yang memilih hanya datang lalu pergi, sedangkan untuk muscab ada offline dan online juga,” ungkapnya.

Proses pemilihan kandidat yang akan menjabat Ketua IDI Kota Depok periode 2022-2025 juga telah dilakukan beberapa step. Dimana akhirnya ada tiga kandidat yang dipilih secara demokrasi oleh tiga ribu anggota IDI Kota Depok. Ada dokter Hidayat Nuh, Tisna Setiawan dan Arif Budiman. Proses seleksi sudah sesuai dengan prosedur oleh IDI Kota Depok. Dan babak penentuan pemilihan dimenangkan oleh Dokter Arif Budiman dengan 124 suara, Tisna Setiawan 40 suara dan Hidayat Nuh 11 suara.

“Dengan kemenangan itu Arif Budiman yang jebolan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi menjadi Ketua IDI Kota Depok masa bakti 2022 – 2025 menggantikan Sukwanto Gamalyono,” terangnya.

Ketua IDI Kota Depok periode 2022-2025, Arif Budiman menuturkan, tantangan IDI makin berat, oleh karena itu dibutuhkan kerjasama yang bersinergi lebih kuat untuk menyelesaikan masalah-masalah kesehatan. Termasuk didalamnya bekerjasama dengan pemerintah dalam penyelesaian percepatan vaksin Covid-19. Untuk program IDI Kota Depok akan ada yang baru dan yang sudah ada nantinya diteruskan.(rd/ina)

Jurnalis / Editor : Febrina