DIKURANGI : Suasana pengunjung Alun-Alun Kota Depok sedang menikmati fasilitas yang ada.FOTO:ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Buntut dari kasus Covid-19 yang terus meningkat drastis di Kota Depok, pemerintah kembali membatasi operasional Alun-Alun Kota Depok. Kini, khusus setiap Minggu tidak lagi dibuka seperti biasanya agar tidak terjadi penyebaran Covid-19.

Kepala UPTD Tahura Kota Depok, Lintang Yuniar Pratiwi mengatakan, sebelumnya alun alun buka dari Selasa sampai Minggu, hanya libur di Senin. Namun, pemerintah menetapkan untuk khusus Minggu operasional alun-alun dihentikan.

“Jadi mulai sekarang, liburnya Senin dan Minggu. Dan berlaku mulai minggu ini ya, dipastikan Minggu alun alun tidak buka,” ungkapnya.

Keputusan tersebut, kata Lintang hasil dari evaluasi penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kota Depok, bersama seluruh jajaran dan lapisan masyarakat.

Ternyata dibatasinya operasional alun-alun juga buntut dari lonjakan pengunjung yang dahsyat beberapa hari terus meningkat, bahkan Minggu kemarin pengunjung membludak.

“Pengunjung kemarin sempat membludak. Jadi sekalian kami buat evaluasi dan memutuskan untuk merubah jadwal operasional,” katanya.

Namun, dipastikan Lintang, jam operasional selama alun-alun buka tidak berubah sama sekali. Untuk sesi I dari pukul 07.00-11.00 WIB dan sesi II pukul 13.00-17.00 WIB. Nantinya pada istirahat atau waktu jeda akan dilakukan mitigasi dengan penyemprotan disinfektan.

“Kami tetap buka dari Selasa sampai Sabtu. Nah jam 11.00 sampai 13.00 itu kan waktu jeda, kita gunakan untuk penyemprotan disinfektan area alun-alun, baik ruang tertutup maupun terbuka,” terangnya.

Lintang menyebut, setiap sesi maksimal 500 pengunjung. Ketentuan lainnya yaitu, pengunjung wajib menggunakan masker standar medis, sudah vaksin minimal 1 kali dan akses menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

“Wajib membawa handsanitizer pribadi, anak di bawah umur dan lansia wajib didampingi,” ucapnya.

Lintang berharap, masyarakat yang datang dapat menerapkan protokol kesehatan yang berlaku. Selain itu, juga tidak merusak fasilitas yang ada dan menjaga properti serta tanaman di alun-alun.

“Selamat datang untuk masyarakat. Mudah-mudahan bisa saling menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang ada,” tutupnya.(rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Febrina