Soft launching program Wakaf Pembangunan Sarana Air Bersih dan Jembatan Kayu di Halaman Kantor Desa Talang Lubuk, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, SUMATERA SELATAN – Human Initiative berkolaborasi dengan Majelis Ta’lim XL Axiata melakukan soft launching program Wakaf Pembangunan Sarana Air Bersih dan Jembatan Kayu di Halaman Kantor Desa Talang Lubuk, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Hadir dalam kegiatan soft launching di antaranya Yanuar Tirta Kumaya selaku Amir Majelis Ta’lim XL Axiata, Budi Utama Lubis selaku Head of Sales XL Axiata Greater Palembang dan Bangka Belitung, Siti Maisaroh selaku General Manajer Program Management Human Initiative, Sopfyan sebagai Kasi Trantib dari Perwakilan Kecamatan Sumber Marga Telang, dan Sanusi selaku Kepala Desa Talang Lubuk.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh Al Khalil Kibran, dilanjutkan dengan pembacaan tilawah oleh Sarnubi. Selanjutnya sambutan disampaikan oleh Siti Maesaroh selaku perwakilan dari Human Initiative dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Yanuar Tirta Kumaya selaku Amir Majelis Ta’lim XL Axiata. Lalu ditutup dengan simbolisasi peletakan batu pertama pembangunan jembatan dengan giant check dan juga simbolisasi peletakan batu pertama pembangunan sarana air bersih dengan giant check.

“Air bersih merupakan komponen paling utama dan mendasar dalam pemenuhan kebutuhan hidup manusia. Ketersediaan air sangat penting dan dapat mempengaruhi tingkat kesehatan masyarakat,” ujar General Manajer Program Management Human Initiative, Siti Maesaroh, dalam keterangannya, Kamis (20/01).

Ia menyebut, pembangunan sarana air bersih ini dilakukan di Desa Talang Lubuk yang posisi geografisnya terletak di pesisir pantai, tepatnya di area delta tempat pertemuan antara aliran sungai Musi dan laut sehingga warga di desa ini sulit mendapat pasokan air bersih layak minum.

Disisi lain, sambungnya, jembatan juga merupakan salah satu fasilitas umum yang mengubungkan antar Dusun.

“Bagi masyarakat Desa, jembatan merupakan hal vital yang dapat mempengaruhi kehidupan sosial ekonomi. Pembangunan jembatan di lakukan karena jembatan yang sebelumnya membentang antara Dusun 1 dan 2 di Desa Talang Lubuk usia nya sudah 30 tahun dan selama itu hanya perbaikan minor saja dan saat ini dalam kondisi kurang layak,” beber Siti Maesaroh.

Ia menerangkan, dana pembangunan sarana air bersih dan jembatan kayu ini merupakan dana wakaf yang dikelola oleh Majelis Taklim XL Axiata dan berkolaborasi dengan Human Initiative untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.

“Semoga dengan adanya kolaborasi kebaikan pembangunan sarana masyarakat ini dapat bermanfaat bagi warga Desa Talang Lubuk, dengan harapan warga dapat berkontribusi dalam pembangunan dan dapat menjaga dan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya fasilitas umum tersebut,” tutupnya. (cky)

 

Editor : Ricky Juliansyah