KHITANANMASSAL : Seorang anak sedang menjalani khitanan secara massal yang dilakukan Jak Mania Depok Brisix di HUT ke 15, di Posyandu RW 12, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Minggu (16/1). YUSUFBUHORI/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pecinta Jak Mania di Kota Depok yang tergabung dalam Depok Brisix melakukan kegiatan sosial khitanan massal, sebanyak 11 anak mendapat pelayanan secaea gratis, di Posyandu RW 12 Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Minggu (16/1).

Ketua Panitia Khitanan massal, Muhamad Dayat menerangkan, kegiatan sosial dilakukan karena Jak Mania Depok Brisix sedang berulang tahun yang ke 15, sehingga panitia memutuskan untuk membuat kegiatan sosial khitanan massal.

“Ada 11 anak yang ikut serta. Kita pilih khitanan karena memang untuk kesehatan, sekaligus menunaikan ibadah,” jelasnya kepada Radar Depok di lokasi.

Pemilihan khitanan, kata Dayat, mengingat kondisi sekarang sedang dalam kesusahan dengan diterpa badai covid 19, kemungkinan banyak orang tua yang belum bisa melakukan hal tersebut. Sebab dalam Islam sunat menjadi salah satu keharusan untuk kesehatan diri lebih baik.

Dijabarkannya, kegiatan yang sangat didukung warga setempat didukung penuh dari DNA Foundation serta tiga dokter bersama beberapa asisten.

“Alhamdulilah kita dibantu sama warga, pejabat lingkungan setempat, DNA foundation, serta dokter. Kita yakin kalau berbiat kebaikan untuk sesama selalu ada jalan untuk saling bantu membantu,” ungkap Dayat.

Karena ketulusan para Jak Mania Depok Brisix dana kegiatan berasal dari hasil swadaya seluruh anggota, dan juga dibantu dari DNA Foundation. Dengan rincian sekitar 80 persen dari swadaya anggota, lalu 20 persen dari DNA.

“Tanpa biaya sedikitpun, gratis. Hanya persyaratannya KTP dan KK untuk anak bisa ikut sunat,” paparnya.

Guna menjalin silaturahmi sesama Jak Mania dan warga, Dayat bersama Depok Brisix mengundang Jak Mania Korwil Depok Asep Jarkasih serta Ketua RW 12 Nisan Febriansyah.

Dayat berharap, seluruh Jak Mania bisa kompak dan bermanfaat untuk sesama pecintah Persija maupun dengan warga setempat. Bergerak dan melakukan kegiatan yang positif.

“Kedepannya bisa lebih banyak kegiatan atau jumlah anak bisa untuk masyarakat yang kita ingin bantu, acara seperti ini makin solidaritas, militan, jaya dan semoga semakin semangat mendukung Persija Jakarta,” tutupnya. (arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Ricky Juliansyah