KTP digital

RADARDEPOK.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membeberkan sejumlah syarat bagi warga untuk memiliki KTP elektronik (e-KTP) digital.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, salah satu syaratnya adalah warga harus memiliki ponsel pintar (smartphone) dan di daerah warga tinggal pun mesti memiliki jaringan internet.

“Syarat lain yang juga tidak boleh dilewatkan adalah masyarakat harus bisa menggunakan teknologi,” kata Zudan.

Kendati begitu, bagi warga yang tidak memenuhi sejumlah syarat di atas, Kemendagri akan tetap memberikan layanan penerbitan e-KTP dalam bentuk fisik.

Zudan menegaskan, Dukcapil menerapkan prinsip pelayanan dua jalur.

Baca Juga : Aman, Tidak Ada Jejak Lai Bui Min di Depok

“Dukcapil tetap menerapkan prinsip double track system services, pemberian layanan dengan dua jalur. Layanan digital dan layanan secara fisik manual,” tuturnya.

Adapun e-KTP digital ini masih dalam tahap uji coba sejak 2021. Zudan mengatakan, penerapan e-KTP digital dilakukan secara bertahap.

Identitas digital tersebut akan melekat pada ponsel masing-masing warga.

Cara Membuat e-KTP Digital

Untuk mengaktifkan e-KTP digital, warga dapat mengikuti langkah berikut:

  • Unduh aplikasi Identitas Digital (PPID Kemendagri) di ponsel.
  • Lakukan registrasi dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat email, dan nomor ponsel
  • Lakukan verifikasi data melalui face recognition atau verifikasi wajah
  • Pemohon kemudian melakukan verifikasi email.
  • Setelah berhasil, kembai ke menu aplikasi ID dan login

Untuk diketahui, dalam e-KTP Digital ini terdapat menu-menu utama yakni dokumen-dokumen hasil integrasi dengan NIK.

Adapun di antaranya yakni data keluarga, dokumen kependudukan, NPWP, kepemilikan kendaraan, hingga kartu vaksinasi Covid-19. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya