Pembinaan Keluarga : Keberadaan anak anak jalanan di Terminal Depok Baru yang letaknya tak jauh dari Gedung Kantor Pemerintah Kota Depok, Jalan Margonda Raya. ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Keberadaan anak jalanan (Anjal) di Kota Depok semakin dapat terlihat dengan kasat mata karena semakin menjamur di berbagai wilayah. Hal tersebut menjadi pertanyaan masyarakat terkait Depok Kota Layak Anak.

Kepala Bidang Tumbuh Kembang dan Pengembangan Kota Layak Anak (Kabid TKP KLA), Ima Halimah menerangkan, anak yang terjaring selalu dikembalikan kepada orang tua hingga dapat pembinaan, sebab pembinan paling terbaik adalah keluarganya.

“Kita panggil keluarganya juga, kita gali kenapa anaknya turun ke jalan bahkan kita sampai tanyakan apakah anak ini mempunyai akte kelahiran, apakah anak ini masih sekolah karena terkadang anak di jalan saat jam sekolah,” ungkap Ima di gedung Baleka II, Kantor Pemerintah Kota Depok.

Dirinya mengatakan, keberadaan anak-anak tersebut berada di jalan dan mencari nafkah sangat membahayakan anak-anak tersebut. Selain itu, ini bentuk upaya Pemerintah memberikan edukasi bahayanya kehidupan dijalan bagi anak, mulai dari kesehatan dan keselamannya terancam.

“Adanya mereka kembali lagi ke jalan memang terjadi karena faktor ekonomi,” ungkap Ima.

Bahkan, kata Ima, pihaknya sempat kerumah anak yang bersangkutan guna menggali informasi karena kerap berada di jalan. Alasan utamanya memang karena faktor ekonomi.

Dalam mengatasi permasalahan yang cukup kompleks ini, DPAPMK Depok berkolaborasi bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, seperti Satpol PP serta Dinas Sosial agar penanganan dapat berjalan maksimal.

“Jadi kita harus kerjasama dengan satpol pp untuk melakukan penertiban, setelah itu satpol pp menghubungi kita (DPAPMK) dan dinas sosial untuk anaknya kita data,” terangnya.

Dalam menjalankan Kota Layak Anak, beber Ima, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri harus berkolaborasi dengan berbagai pihak, rermasuk keluarga dari para anak jalanan tersebut.

Lanjutnya, untuk kota ramah anak itu ada 7 pilar, pertama pemerintah dan masyarakat, dan salah satunya juga media untuk menyebarkan bahwa anak ini harus di jaga dan terus mengedukasi.

“Semua harus berperan penting sesuai dengan tugas dan fungsinya. Ini harus berjalan bersama untuk saling dukung, biar tercipta Depok Kota Layak Anak yang kita semua inginkan,” tandasnya. (arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Ricky Juliansyah