salah satu gereja di Yerusalem
Salah satu gereja di Yerusalem.

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Layanan ziarah bagi umat Katolik akan dipersiapkan Kementerian Agama (Kemenag).

“Tahun ini kami akan mempersiapkan layanan ziarah karena selama ini belum masuk program prioritas Bimas Katolik,” ungkap Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Bimas Katolik A.M. Adiyarto Sumardjono.

Dia mengatakan, telah memerintahkan direktur urusan agama Katolik agar segera membuat pedoman pelayanan ziarah umat Katolik.

Ada tiga tempat di luar negeri yang akan menjadi destinasi ziarah umat Katolik, yakni Vatikan, Lourdes, dan Yerusalem. 

“Selain itu, Indonesia juga memiliki tempat ziarah yang bagus. Jangan lupa juga ziarah di tempat–tempat ziarah di Indonesia,” tuturnya.

Baca juga : 147 Siswa Terpapar Covid-19 di Depok, KPAI : PTM 100 Persen Perlu Dievaluasi

Adiyarto mengatakan, selain layanan ziarah ada dua hal penting lain terkait transformasi layanan umat, yakni pengelolaan barang milik negara dan pembinaan mental pegawai Ditjen Bimas Katolik.

Dikatakan Totok, transformasi layanan menjadi fokus Kementerian Agama dalam kepemimpinan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Transformasi layanan umat ini mencakup perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Juga peningkatan sarana dan prasarana yang  mempermudah kinerja Kementerian Agama dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Totok minta ASN Bimas Katolik bisa membangun relasi dan sinergitas yang baik. Tidak hanya intern Kemenag, tetapi juga lintas instansi dalam menunjang layanan umat yang lebih baik. 

Plt. Dirjen Bimas Katolik ini merencanakan untuk mengadakan pembinaan mental pegawai Bimas Katolik melalui perayaan misa kudus lintas kementerian/lembaga, TNI, Polri.  Hal ini penting untuk membangun semangat pelayanan dengan spirit dan nilai-nilai ke-Katolikan 

“Semua pelaksanaan program Ditjen Bimas Katolik segera dilakukan dengan cara smart dan inovatif,” pungkasnya. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya