kecamatan beji PAI
KOMPETENSI : Kabid Pendidikan SD di Dinas Pendidikan Kota Depok, Wawang Buang sedang menjelaskan tentang peran dari Guru PAI dalam kegiatan workshop yang diadakan KKG PAI Kecamatan Beji, Jumat (7/1). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Beji mengadakan Workshop dengan pembahasan peningkatan kompetensi guru PAI dan budi pekerti. Kegiatan yang diadakan di SDN Beji 6 tersebut, diadakan dari 4 – 7 Januari 2022.

Sekretaris KKG PAI Kecamatan Beji, Achmad Afandi mengatakan, sesuai dengan pemnbahasannya maka ada beberapa materi yang dibahas, tentunya yang berkaitan dengan pengembangan guru.

Diantaranya ada tentang penyusunan bahan ajar, pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), analisis kompetensi inti dan kompetensi dasar, kebijakan dinas Pendidikan, dan tentang peran dari KKG.

“Selama ini masih banyak guru PAI yang belum tertib administrasi. Oleh karena itu di workshop ini diperlukan adanya peningkatan kepemahaman guru tentang kelengkapan administrasi,” ucapnya.

Selain itu, di workshop ini juga akan menghasilkan produk berupa RPP dan bahan ajar untuk semester 2 yang akan digunakan sekolah. Jadi, dibuat beberapa kelompok dari guru PAI berdasarkan tingkatan kelasnya, sehingga ada enam kelompok.

“Pesera workshop ada 30 guru PAI, perwakilan dari 30 SD yang ada di Kecamatan Beji. Baik itu SD negeri ataupun swasta. Setelah workshop ini, peserta bertugas menyampaikan materinya ke guru PAI lain yang ada di sekolahnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pendidikan SD Dinas Pendidikan Kota Depok, Wawang Buang menjelaskan, guru jangan menggunakan bahan ajar yang dibuat dari bukan seorang guru. Sebaiknya guru membuat sendiri bahan ajarnya, agar lebih bermanfaat dan sesuai dengan materi yang diajarkan di dalam kelas.

“Jadi, ada pengembangan dari guru. Apapun hasil dari produknya, nanti bisa jadi inspirasi untuk guru di sekolah masing-masing,” tuturnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya