ANTRE: Warga sedang mengantre untuk mencoba menaiki wahana prahu wisata, di Situ Tujuh Muara. INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, BOJONGSARI – Situ Tujuh Muara di Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, terus dipercantik pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Bojongsari. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pengunjung ke situ yang menjadi ikon Kecamatan Bojongsari.

Wakil Ketua Pokdarwis Situ Tujuh Muara, Kelurahan Bojongsari, Daud Sulaiman mengatakan, sejumlah wahana air dan spot foto mulai disediakan di Situ Tujuh muara. Adapun wahana air yang disedikan berupa satu perahu pengangkut penumpang, satu bebek-bebekan, serta dua spot foto.

“Perahu wisata dan bebek-bebekan serta spot foto kami buat sejak November 2021,” kata Daud, Minggu (2/1).

Dia mengungkapkan, pengadaan perahu dan bebek-bebekan ini merupakan hasil dari swadaya pengurus Pokdarwis Situ Tujuh Muara. Swadaya ini dilakukan sudah hampir satu tahun belakangan sehingga dana bisa terkumpul untuk membeli dua wahana dan pembuatan dua spot foto.

“Kami beli satu unt prahu berkapasitas 15 penumpang dengan harga Rp 40 juta,” bebernya.

Dia menjelaskan, wahana tersebut sudah beroperasi sejak November hingga Desember 2021. Pada saat itu pihaknya masih mengadakan promosi dan tidak mengenakan biaya bagi pengunjung yang datang dan ingin mencoba menaiki perahu untuk mengelilingi situ seluas tujuh hektar tersebut.

“Tapi pada Januari 2022 ini kami akan kenakan tarif Rp 10.000 per orang yang akan menaiki perahu,” sebutnya.

Dia menambahkan, jika berkaca dari masa promosi wahana di Situ Tujuh Muara, ada peningkatan yang signifikan terhadap kunjungan warga ke Situ Tujuh Muara. Yang tadinya hanya 100 orang saja pada akhir pekan, kini naik drastis mencapai 300 orang setiap akhir pekan.

“Kalau yang naik prahu pada masa promosi hanya 40 orang di akhir pekan, tapi perkiraan kami di Januari ini yang naik prahu akan meningkat mencapai 100 orang per akhir pekan,” tutupnya. (dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Ricky Juliansyah