tito
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian

RADARDEPOK.COM – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kembali menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 1 Tahun 2022 tentang PPKM level 3, level 2 dan level 1 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali. Berdasarkan Inmendagri tersebut, terdapat penurunan jumlah daerah level 1 di Jawa Bali dibandingkan sebelumnya. Jika pada dua pekan sebelumnya, ada 46 kabupaten/kota, kini turun menjadi 29 daerah yang ada di level 1.

Pemberlakuan PPKM di seluruh Indonesia juga kembali diperpanjang per Selasa (4/1) hingga 17 Januari mendatang. Pada perpanjangan di wilayah Jawa-Bali, wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya atau Jabodetabek kembali naik ke level 2, setelah pada PPKM sebelumnya berada di level 1.

“Khusus kepada Gubernur DKI Jakarta, untuk wilayah dengan kriteria level 2 (dua) yaitu, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat,” kata Mendagri Tito Karnavian dalam instruksinya.

Selain itu, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan, Kota Depok, Kota Bogor, dan Kabupaten Bekasi serta Kota Bekasi.  Status terbaru ini mengindikasikan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh.

Pelaksanaan kegiatan pada sektor nonesensial juga diberlakukan maksimal 50 persen WFO bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja.

Untuk pasar rakyat yang menjual barang non kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 75 persen dan jam operasional sampai dengan pukul 18.00 waktu setempat. Kemudian, kegiatan pada pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan dibuka dengan kapasitas maksimal 50 persen sampai pukul 21.00 waktu setempat.

Tempat ibadah serta tempat lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah, dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM Level 2 dengan maksimal 75 persen kapasitas atau 75  orang dengan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat.

Sedangkan wilayah PPKM level 1 tersebar di tiga provinsi yakni Jawa Barat sebanyak tujuh daerah. Kemudian, empat daerah di Jawa Tengah, dan 18 sisanya di Jawa Timur.

Sementara itu, Kepala Divisi Penanganan Satgas Covid-19 Kota Depok, Sri Utomo menyebut, kendati berada di PPKM Level 2, tapi pesebaran Covid-19 di Depok trennya bagus. Contohnya hari ini (5/1), diketahui hanya 1 warga yang terkonfirmasi positif. Saat ini konfirmasi aktif ada 23 jiwa, sembuh 103.701 jiwa, jumalah kasus konfirmasi 105.896 jiwa dan 2.171 meninggal. “Alhamdulillah Depok trennya terus menurun dan tidak ada lonjakan yang signifikan,” jelasnya kepada Harian Radar Depok, Rabu (5/1).

Dalam upaya menekan seluruh kasus Covid-19, Pemkot Depok mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan (protkes) 6M. Yaitu memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, menjaga jarak aman saat beraktivitas di luar rumah, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama.

Selain itu, Pemkot Depok juga meminta masyarakat untuk menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dengan menjaga pola makan, berolahraga dan istirahat yang cukup.(rd)

Editor : Fahmi Akbar