TINJAU : Lurah Mampang, Darmawansyah ketika meninjau pelaksanaan PTM seratus persen di SDN 2 Mampang, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas, Senin (24/01). GERARD SOEHARLY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, MAMPANG – Lurah Mampang, Darmawansyah melakukan peninjauan ke beberapa sekolah di Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas usai Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memutuskan untuk memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) seratus persen per 24 Januari.

“Hari ini peninjauan ke SDN Mampang 1, MI Nuril Huda, Mi Miftahul Huda. Untuk SMP nya, MTS Yasmin dan SMP Prisma,” kata Darmawansyah kepada Radar Depok, Selasa (25/01).

Darmawansyah menyebutkan, hari pertama, dia telah melakukan peninjauan ke SDN 02 dan 03 di Kelurahan Mampang untuk memastikan setiap satuan pendidikan telah menerapakan Protokol Kesehatan (Prokes) secara baik dan benar.

“Tidak boleh ada guru, siswa, dan staf sekolah yang keluar atau masuk gerbang untuk menghindari kontak dengan masyarakat di luar sekolah saat KBM,” sebutnya.

Lebih dari itu, beber dia, setiap satuan pendidikan dalam menyelenggarakan PTM seratus persen harus mengacu pada peraturan Walikota Depok mengenai, aturan tersebut.

“Alhamdulillah rata-rata siswa sudah membawa bekal dari rumah,” tutur Darmawansyah.

Bahkan, beber Darmawansyah, seluruh siswa pada setiap satuan pendidikan di wilayah tugasnya telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama. Ada juga beberapa sekolah

“Besok, rencananya SDN Mampang 1 akan melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis kedua bagi siswanya,” ungkapnya.

Dia mengharapkan, vaksinasi terhadap anak dan Prokes secara ketat dapat mengantisipasi penyebaran virus korona (Covid-19) dari klaster sekolah.

“Saya sangat berharap semua siswa dalam keadaan sehat supaya tidak terjadi penularan virus di area sekolah,” tutup Darmawansyah. (ger)

Jurnalis : Gerard Soeharly

Editor : Ricky Juliansyah