motor klasik
KLASIK : Jajaran motor klasik milik anggota MCD terparkir rapih di halaman parkir Warung Coffkins, Jalan Bulak Timur, RT3/RW9, Kelurahan/Kecamatan Cipayung.

Roda dua memang punya tempat tersendiri di hati para pecintanya. Seperti yang dirasakan sekumpulan pecinta motor tua di Kota Depok, mereka menjadi satu dan menamakan diri Motor Classic Depok (MCD).

Laporan : Gerard Soeharly

RADARDEPOK.COM, Jajaran motor tua nan bergaya klasik terjajar rapih di halaman parkir Warung Coffkins, Jalan Bulak Timur, RT3/RW9, Kelurahan/Kecamatan Cipayung.

Dibalik jajaran motor tua berumur 20-50 tahun itu, ada sekumpulan anak muda yang tergabung dalam Motor Classic Depok (MCD). Ditemani makanan dan minuman ringan, mereka mulai membuka obrolan seputar dunia motor klasik.

“Kami berkumpul disini atas adanya kesamaan hobi,” ungkap Ketua MCD, Kinel kepada Radar Depok, Rabu (5/1).

Menurut Kinel, kesamaan hobi itu membuka tali persaudaraan yang seluas-luasnya. Beberapa komunitas diluar MCD pun kerap bergabung bersama mereka.

“Dan tujuan nya mempererat tali silaturahmi kepada pengguna motor classic,” sebutnya.

Anggotanya, kata Kinel, merupakan anak muda yang memiliki dan mencintai motor klasik. Ada yang membeli dengan kantong pribadi, ada juga yang merupakan peninggalan dari orang tuanya secara turun-temurun.

Sekelompok pemuda itu ternyata program andalan yang diberi nama “Riding Donasi”. Pada kegiatanya tersebut dijalankan, masing-masing anggota akan mengeluarkan dana pribadinya untuk diberikan kepada korban bencana alam atau bagi mereka yang membutuhkan.

“Harapan kedepan nya semoga samakin solit buat para pengendara sepeda motor,” ucap Kinel.

Uniknya, pecinta motor tua itu tak sungkan menawarkan dan memberikan kepada sesamanya. Semisal, ada motor tua yang mogok dijalan, mereka dengan senang hati mendatangi dan langsung memberikan bantuan.

“Contoh nya kalo ada yang troble dijalan, motor apapun itu semoga pada bisa saling bantu,” ujarnya.

Bibit-bibit kebaikan itu, diharapkan Kinel, dapat menjadi citra positif kepada kalangan pecinta motor yang tak jarang mendapatkan pandangan buruk dari masyarakat. (*)

Editor : Junior Williandro